HOME  ⁄  Geopolitik

Tiga Warga Austria Ditahan Israel Usai Ikut Misi Kemanusiaan Flotila Sumud ke Gaza

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Tiga Warga Austria Ditahan Israel Usai Ikut Misi Kemanusiaan Flotila Sumud ke Gaza
Foto: (Sumber : Arsip foto - Misi Musim Semi 2026 dari Armada Global Sumud, yang berlayar untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza, Palestina, dihalangi oleh kapal perang dan drone Israel di Laut Mediterania pada 30 April 2026. ANTARA/Ümmü Gülsüm Durmuş - Anadolu Agency/pri..)

Pantau - Tiga warga negara Austria ditahan otoritas Israel setelah mengikuti misi kemanusiaan Armada Sumud yang berlayar menuju Jalur Gaza, Palestina.

Austria Kecam Perlakuan Israel terhadap Aktivis

Menteri Luar Negeri Austria Beate Meinl-Reisinger mengatakan pihaknya mengecam perlakuan aparat Israel terhadap para aktivis yang ditahan dalam operasi pencegatan armada bantuan tersebut.

“Tiga warga Austria juga saat ini ditahan di Israel. Beberapa video yang disebarkan oleh Menteri Kepolisian sayap kanan Ben-Gvir tentang perlakuan terhadap para aktivis sama sekali tidak dapat diterima,” ungkap Meinl-Reisinger melalui akun X.

Ia menyebut pemerintah Austria telah menyampaikan kemarahan kepada Kedutaan Besar Israel di Wina terkait perlakuan terhadap para aktivis.

“Hal ini memang pantas dikecam keras oleh kolega saya dari Israel, Gideon Saar. Hari ini kami menyampaikan kemarahan kami kepada Kedutaan Besar Israel di Wina,” ujarnya.

Kementerian Luar Negeri Israel sebelumnya menyatakan angkatan laut negaranya menahan sekitar 430 aktivis dari armada bantuan kemanusiaan menuju Gaza.

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir juga mengunggah video yang memperlihatkan aparat keamanan memaksa para aktivis berlutut telungkup dengan tangan terikat.

Video tersebut memicu kecaman dari Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Luar Negeri Gideon Saar karena dinilai tidak mencerminkan nilai dan norma Israel.

Armada Bantuan Dicegat di Perairan Internasional

Austria menyatakan terus menjalin komunikasi dengan otoritas Israel untuk memberikan dukungan kepada warga negaranya yang ditahan.

“Tim kedutaan kami memberikan dukungan maksimal kepada para tahanan untuk memfasilitasi keberangkatan mereka secepat mungkin,” kata Meinl-Reisinger.

Ia juga menegaskan Austria tetap mendukung upaya perbaikan kondisi kemanusiaan di Gaza, namun mengimbau warga negaranya tidak ikut dalam armada bantuan di tengah situasi konflik.

Armada bantuan Global Sumud diketahui berangkat dari Barcelona pada 15 April 2026.

Penyelenggara armada menyebut kapal mereka dicegat pasukan angkatan laut Israel di perairan internasional sekitar 250 mil laut dari pantai Gaza.

Israel sebelumnya berulang kali memperingatkan akan mencegah setiap upaya pengiriman bantuan melalui jalur laut ke Gaza karena dianggap sebagai bentuk provokasi dan dukungan terhadap Hamas.

Penulis :
Aditya Yohan