
Pantau - Amerika Serikat menghentikan sementara penjualan produk militer ke Taiwan untuk memastikan ketersediaan amunisi bagi operasi militer melawan Iran, menurut Pelaksana Tugas Menteri Angkatan Laut AS Hung Cao dalam sidang Komite Senat, Kamis (21/5).
Hung Cao mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kesiapan persenjataan dalam operasi yang disebut Epic Fury.
AS Prioritaskan Operasi Militer di Iran
Hung Cao mengungkapkan, "Saat ini, kami sedang menghentikan sementara (penjualan senjata ke Taiwan) untuk memastikan kami memiliki amunisi cukup untuk operasi Epic Fury; yang sebenarnya kami punya banyak (senjata), tetapi kami hanya memastikan kami memiliki semuanya."
Ia menyebut hingga kini belum melakukan pembicaraan langsung dengan pejabat Taiwan terkait penghentian sementara penjualan senjata tersebut.
Kebijakan itu muncul di tengah meningkatnya fokus militer Amerika Serikat terhadap situasi konflik dengan Iran.
Trump Sebut Penjualan Senjata ke Taiwan Terkendali
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump pada Rabu (20/5) mengatakan penjualan senjata Amerika Serikat ke Taiwan masih terkendali dengan baik.
Trump juga menyampaikan akan segera mengambil keputusan mengenai penjualan senjata ke Taiwan setelah berbicara dengan para pemimpin di pulau tersebut.
Pernyataan itu disampaikan beberapa hari setelah Trump pada Jumat (15/5) mengindikasikan adanya evaluasi terhadap kebijakan penjualan senjata ke Taiwan.
China sebelumnya berulang kali mengecam penjualan senjata AS ke Taiwan karena dinilai dapat memicu ketegangan dan konflik di kawasan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





