
Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi melantik Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve System atau The Fed pada Jumat (22/5) di tengah meningkatnya tekanan inflasi akibat perang yang masih berlangsung melawan Iran.
Pelantikan Warsh dinilai memperkecil peluang penurunan suku bunga dalam waktu dekat meski sebelumnya Trump berulang kali mendorong kebijakan pemangkasan biaya pinjaman.
Warsh ditunjuk memimpin bank sentral Amerika Serikat selama empat tahun dengan tantangan menjaga stabilitas harga sekaligus mendukung lapangan kerja.
“Ketika kami mengejar tujuan itu dengan kebijaksanaan dan kejelasan, independensi dan keteguhan, maka inflasi bisa lebih rendah, pertumbuhan lebih kuat, pendapatan riil lebih tinggi, dan Amerika bisa menjadi lebih makmur; serta yang tak kalah penting, posisi Amerika di dunia menjadi lebih aman,” ujar Warsh saat upacara pelantikan di Gedung Putih.
Warsh menegaskan akan memimpin The Fed dengan pendekatan reformasi, belajar dari keberhasilan dan kesalahan masa lalu, serta menjaga integritas dan kinerja lembaga.
“Hari ini menandai kembalinya saya ke institusi yang benar-benar saya hargai,” katanya.
Trump Ingin Ketua The Fed Tetap Independen
Trump mengatakan Federal Reserve merupakan pilar penting sistem keuangan global dan meminta Warsh menjalankan tugas secara independen.
“Kami sangat beruntung memilikinya. Federal Reserve adalah pilar sistem keuangan dunia dan bank sentral paling penting di dunia. Saya ingin Kevin benar-benar independen. Saya ingin dia independen dan melakukan pekerjaan dengan sangat baik. Jangan melihat saya, jangan melihat siapa pun, lakukan saja pekerjaanmu sendiri dan lakukan dengan baik,” ujar Trump.
Ia menambahkan pemerintahannya ingin menekan kenaikan harga tanpa menghambat pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat.
Pergantian kepemimpinan The Fed terjadi ketika perang AS melawan Iran mendorong lonjakan harga energi dan memperumit prospek inflasi global.
Warsh menggantikan Jerome Powell yang selama ini beberapa kali dikritik Trump karena dianggap tidak mengikuti dorongan penurunan suku bunga.
Kevin Warsh Pernah Jadi Anggota The Fed
Kevin Warsh sebelumnya pernah menjadi anggota Dewan The Fed pada 2006 saat berusia 35 tahun dan dikenal sebagai anggota termuda di lembaga tersebut pada masa itu.
Ia bertugas di The Fed hingga 2011 sebelum melanjutkan karier di sektor keuangan dan pemerintahan.
Warsh merupakan lulusan Harvard Law School dan pernah bekerja di Morgan Stanley sebagai wakil presiden serta direktur eksekutif.
Ia juga sempat menjabat sebagai asisten khusus Presiden George W. Bush untuk kebijakan ekonomi dan sekretaris eksekutif Dewan Ekonomi Nasional di Gedung Putih.
Rapat perdana Komite Pasar Terbuka Federal atau FOMC di bawah kepemimpinan Warsh dijadwalkan berlangsung pada 16-17 Juni mendatang.
- Penulis :
- Aditya Yohan





