
Pantau - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan Panglima Angkatan Darat Pakistan Asim Munir membahas berbagai upaya diplomatik untuk mengakhiri perang antara Amerika Serikat dan Iran dalam pertemuan di Teheran pada Jumat, 22 Mei 2026.
Pertemuan tersebut berlangsung setelah Asim Munir tiba di Teheran sebagai bagian dari misi mediasi Pakistan guna menghentikan konflik yang dimulai sejak serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026.
Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan pembicaraan antara kedua pihak berlangsung hingga larut malam dengan fokus pada langkah-langkah mencegah eskalasi konflik di kawasan.
Dalam pertemuan itu, Iran dan Pakistan juga membahas berbagai inisiatif diplomatik untuk mengakhiri perang secara permanen serta memperkuat perdamaian, stabilitas, dan keamanan di kawasan Asia Barat.
Pakistan Perkuat Peran Mediasi
Asim Munir disebut terlibat langsung dalam mediasi antara Washington dan Teheran yang bertujuan menghentikan konflik secara menyeluruh.
Pakistan sebelumnya berhasil mendorong tercapainya gencatan senjata pada 8 April 2026 di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara.
Selain itu, Pakistan juga menjadi tuan rumah pembicaraan tingkat tinggi antara Amerika Serikat dan Iran pada 11 hingga 12 April 2026 sebagai bagian dari upaya membuka jalur diplomasi.
Perundingan Selat Hormuz dan Nuklir Iran Masih Berlangsung
Amerika Serikat dan Iran saat ini masih melanjutkan perundingan terkait pembukaan kembali Selat Hormuz yang menjadi jalur penting perdagangan energi dunia.
Pembicaraan tersebut juga mencakup program nuklir Teheran dan tuntutan Iran terkait pencabutan sanksi ekonomi dari Amerika Serikat.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio mengatakan terdapat sedikit kemajuan dalam proses perundingan tersebut.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya menyatakan Washington menunda serangan baru terhadap Iran setelah adanya permintaan dari para pemimpin negara-negara Teluk.
Trump juga menyebut negosiasi serius antara pihak-pihak terkait masih terus berlangsung.
- Penulis :
- Arian Mesa





