HOME  ⁄  Geopolitik

Malaysia Siap Gugat Israel ke Mahkamah Internasional terkait Dugaan Penyiksaan Aktivis Global Sumud Flotilla

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Malaysia Siap Gugat Israel ke Mahkamah Internasional terkait Dugaan Penyiksaan Aktivis Global Sumud Flotilla
Foto: Aktivis peserta konvoi pelayaran Global Sumud Flotilla (GSF), yang sebelumnya ditahan Israel di perairan internasional, tiba di Istanbul, Turki, Kamis 21/5/2026 (sumber: Anadolu/Hakan Akgün)

Pantau - Malaysia menyatakan siap menggugat Israel ke Mahkamah Internasional terkait dugaan penculikan dan penyiksaan terhadap aktivis Global Sumud Flotilla yang membawa bantuan kemanusiaan menuju Jalur Gaza.

Langkah hukum tersebut diambil menyusul dugaan tindakan brutal terhadap para aktivis armada, termasuk peserta asal Malaysia, yang dilaporkan diserang dan ditahan pasukan Israel di perairan internasional pekan lalu.

Menteri Besar Selangor Amirudin Shari mengatakan proses hukum akan dimulai setelah tim pengacara menyelesaikan pengumpulan informasi dan bukti pendukung.

“Kami tidak akan diam, kami tidak akan berhenti. Sementara tim hukum mengumpulkan seluruh dokumentasi pelanggaran hukum internasional, mereka (aktivis kemanusiaan) telah diculik lebih dari satu kali, mereka disiksa,” ungkap Amirudin Shari.

Pernyataan tersebut disampaikan Amirudin dalam acara penyambutan kepulangan peserta Global Sumud Flotilla 2.0 di Bandara Internasional Kuala Lumpur.

Malaysia Tingkatkan Tekanan Diplomatik

Amirudin menegaskan pemerintah Malaysia akan terus memberikan tekanan diplomatik terhadap Israel sambil menyiapkan langkah hukum internasional.

“Kami akan membawa ini ke pengadilan internasional, kami akan terus memberikan tekanan diplomatik, dan kami juga akan berkeliling Malaysia,” katanya.

Pemerintah Malaysia juga menyatakan akan melanjutkan upaya diplomatik untuk menuntut pembebasan penuh atas Gaza dari blokade.

Menurut Amirudin, meskipun misi Global Sumud Flotilla 2.0 telah berakhir, komitmen Malaysia dan pemerintah Selangor terhadap perjuangan Palestina akan terus dilanjutkan.

Armada Global Sumud Flotilla Bawa Bantuan ke Gaza

Lebih dari 400 aktivis internasional dalam armada Global Sumud Flotilla sebelumnya berupaya menembus blokade laut Israel terhadap Jalur Gaza untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan.

Armada tersebut disebut membawa misi kemanusiaan bagi warga Gaza yang terdampak konflik dan blokade berkepanjangan.

Amirudin menyebut perjuangan mendukung Palestina akan terus berlanjut melalui rencana pelaksanaan Sumud 3.0 hingga blokade terhadap Gaza dicabut.

Pemerintah Malaysia juga berencana membawa konferensi internasional terkait Palestina ke Malaysia pada masa mendatang guna memperkuat advokasi internasional terhadap isu Palestina.

Penulis :
Leon Weldrick