
Pantau - Menteri Luar Negeri China Wang Yi memaparkan posisi pemerintah China terkait kualifikasi yang harus dimiliki sekretaris jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berikutnya dalam pertemuan di markas besar PBB, New York, Selasa (26/5).
Wang Yi menyampaikan pandangan tersebut usai memimpin pertemuan tingkat tinggi Dewan Keamanan PBB terkait penguatan sistem internasional yang berpusat pada PBB dan penegakan prinsip Piagam PBB.
Menurut Wang, sosok sekjen PBB berikutnya akan memiliki pengaruh besar terhadap masa depan reformasi organisasi internasional tersebut serta kepentingan negara-negara anggota.
China Soroti Empat Kualifikasi Utama
Wang Yi mengatakan China menilai calon sekjen PBB harus memiliki komitmen kuat dalam menjunjung tujuan dan prinsip Piagam PBB.
“China meyakini sekjen berikutnya harus setidaknya memenuhi kualifikasi berikut,” ungkap Wang Yi.
“Pertama, berkomitmen teguh untuk menjunjung tinggi tujuan dan prinsip Piagam PBB,” lanjutnya.
Selain itu, Wang menilai sekjen berikutnya juga harus memiliki pengalaman diplomatik dan politik yang luas serta kemampuan koordinasi yang kuat.
Ia juga menekankan pentingnya sosok pemimpin yang mampu menegakkan keadilan dalam isu-isu internasional, terutama dengan memperhatikan kepentingan negara-negara berkembang.
“Keempat, mampu menjaga reformasi PBB tetap pada jalur yang benar untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas,” kata Wang.
Apresiasi untuk Antonio Guterres
Wang Yi turut memberikan penghormatan kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres yang akan segera mengakhiri masa jabatannya.
Menurut dia, Guterres telah mengabdikan diri terhadap multilateralisme selama hampir satu dekade memimpin PBB.
“Upaya-upayanya telah diakui dan dipuji oleh komunitas internasional,” ujar Wang.
China juga menyatakan akan bekerja sama dengan berbagai pihak dalam proses pemilihan sekjen PBB berikutnya dengan mengambil sikap yang bertanggung jawab.
Wang Yi menegaskan sekjen mendatang harus memiliki integritas, netralitas, serta inisiatif kuat untuk menghasilkan solusi nyata bagi tantangan global.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





