HOME  ⁄  Geopolitik

Iran Meninjau Usulan Mediator Sambil Tegaskan Komitmen Diplomasi di Tengah Ketegangan dengan Amerika Serikat

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Iran Meninjau Usulan Mediator Sambil Tegaskan Komitmen Diplomasi di Tengah Ketegangan dengan Amerika Serikat
Foto: Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei (sumber: Anadolu)

Pantau - Iran menyatakan telah menerima usulan dari para mediator untuk meredakan ketegangan dengan Amerika Serikat dan kini sedang meninjau isi usulan tersebut, sembari kembali menegaskan komitmennya terhadap jalur diplomasi di tengah berlanjutnya pertukaran militer antara kedua negara.

Iran Terima Usulan Mediator

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeli Baqaei, mengatakan para mediator telah menyampaikan usulan kepada Teheran sebagai bagian dari upaya mencegah eskalasi lebih lanjut.

Baqaei mengungkapkan, "Kami telah menerima usulan melalui para mediator, tetapi tidak akan membahas detailnya pada tahap ini."

Pernyataan tersebut disampaikan Baqaei dalam konferensi pers yang disiarkan oleh stasiun televisi pemerintah IRIB.

Baqaei mengatakan korps diplomatik Iran tetap menjalankan tanggung jawabnya seiring dengan langkah yang ditempuh angkatan bersenjata negara.

Ia menegaskan, "Sementara angkatan bersenjata kita menanggapi dengan tegas dan cepat terhadap sumber agresi Amerika, diplomasi sepenuhnya menyadari tugasnya dan tidak akan mengabaikan upaya apa pun dalam memenuhinya."

Baqaei menambahkan bahwa para diplomat Iran "tidak akan meninggalkan tugas mereka."

Ia juga menegaskan angkatan bersenjata Iran "tidak akan mengabaikan tugas mereka untuk membela tanah air."

Menurut Baqaei, Iran juga bertekad bekerja sama dengan Oman untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan "untuk sepenuhnya menjalankan kedaulatannya dan mencegah ancaman keamanan apa pun di Selat Hormuz."

Iran Bantah Klaim Donald Trump

Baqaei menolak klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyatakan Iran telah membebaskan seorang warga negara Amerika yang sebelumnya ditahan atas tuduhan spionase.

Ia mengulang pernyataan sebelumnya dari lembaga peradilan Iran yang menyebut tidak ada tahanan Amerika dengan deskripsi seperti yang disampaikan Trump yang telah dibebaskan dari penjara Iran.

Baqaei menegaskan, "Individu yang dimaksud bukanlah tahanan dan tidak didakwa dengan spionase."

Pekan lalu, Trump melalui platform Truth Social menyatakan Iran telah membebaskan seorang warga negara Amerika yang disebutnya "ditahan secara tidak sah" pada Desember 2024.

Trump mengatakan, "Dia sekarang berada di luar Iran dengan aman, dan dalam kondisi baik. Amerika Serikat menghargai isyarat niat baik ini dari Iran."

Pernyataan Iran disampaikan ketika pertukaran militer antara Iran dan Amerika Serikat masih berlangsung meski kedua negara telah menandatangani nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan pada bulan lalu untuk mengakhiri konflik dan mendorong tercapainya kesepakatan perdamaian yang langgeng.

Ketegangan antara kedua negara kembali meningkat pada pekan lalu terkait situasi di Selat Hormuz.

Penulis :
Arian Mesa