
Pantau - Perdana Menteri Kroasia Andrej Plenkovic menolak prosedur aksesi Uni Eropa (UE) yang disederhanakan bagi Ukraina dan menegaskan seluruh negara kandidat harus memenuhi persyaratan yang sama.
“Jika kita meninggalkan konsep capaian individual bagi setiap negara dan menerapkan prosedur jalan pintas, maka tidak boleh ada jalur singkat bagi sebagian negara dan jalur panjang bagi negara lain,” kata Plenkovic pada Rabu (27/5).
Plenkovic mengatakan isu aksesi Ukraina ke Uni Eropa akan dibahas dalam pertemuan Dewan Eropa pada Juni mendatang.
Uni Eropa Dorong Negosiasi dengan Ukraina
Media Euractiv sebelumnya melaporkan Uni Eropa berharap dapat memulai negosiasi langsung terkait keanggotaan dengan Ukraina sebelum pertemuan puncak Dewan Eropa pada 18-19 Juni 2026.
Ukraina dan Moldova resmi memperoleh status kandidat anggota Uni Eropa pada Juni 2022.
Sementara itu, negosiasi aksesi resmi Ukraina dimulai pada Juni 2024 melalui konferensi antarpemerintah pertama di Luksemburg.
Proses Aksesi Ukraina Diperkirakan Masih Panjang
Sejumlah lembaga kajian Eropa menilai proses aksesi Ukraina ke Uni Eropa masih membutuhkan reformasi lanjutan di berbagai sektor.
Proses tersebut juga diperkirakan memerlukan waktu beberapa tahun sebelum Ukraina dapat resmi menjadi anggota penuh Uni Eropa.
Penolakan Kroasia terhadap jalur cepat aksesi Ukraina menambah dinamika pembahasan internal Uni Eropa terkait perluasan keanggotaan di tengah konflik geopolitik kawasan Eropa Timur.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





