HOME  ⁄  Geopolitik

Mesir Mengecam Keras Perluasan Operasi Militer Israel di Lebanon Selatan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Mesir Mengecam Keras Perluasan Operasi Militer Israel di Lebanon Selatan
Foto: (Sumber : Foto ini yang dirilis pada 31 Mei 2026 menunjukkan pasukan darat Israel melakukan operasi militer di Beaufort Ridge, Lebanon selatan. ANTARA/Xinhua/HO-IDF/aa..)

Pantau - Pemerintah Mesir mengecam keras peningkatan operasi militer Israel di Lebanon setelah negara tersebut memperluas serangan daratnya ke wilayah Lebanon selatan di tengah situasi yang dinilai berpotensi memicu eskalasi kawasan.

Mesir Sebut Operasi Israel Langgar Hukum Internasional

Kementerian Luar Negeri Mesir dalam pernyataannya pada Minggu (31/5) menyebut langkah Israel sebagai tindakan yang bertentangan dengan hukum internasional dan prinsip-prinsip Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"agresi terang-terangan" demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Mesir dalam kecamannya terhadap operasi militer Israel di Lebanon.

Mesir menilai tindakan tersebut mencerminkan upaya Israel untuk menciptakan realitas militer baru di lapangan yang dapat mengancam stabilitas kawasan.

Pemerintah Mesir juga kembali menegaskan penolakannya terhadap segala bentuk pelanggaran kedaulatan wilayah Lebanon.

Mesir menyatakan dukungan penuh terhadap persatuan nasional, institusi negara, dan keutuhan wilayah Lebanon.

Peringatkan Risiko Eskalasi Konflik yang Lebih Luas

Pemerintah Mesir memperingatkan bahwa perluasan operasi militer Israel dapat memicu konflik yang lebih besar di Timur Tengah.

Mesir meminta Dewan Keamanan PBB serta pihak-pihak internasional terkait segera mengambil langkah tegas untuk menghentikan eskalasi yang terjadi.

Pada hari yang sama, Kepala Otorita Israel Benjamin Netanyahu menyatakan telah memerintahkan militernya memperdalam dan memperluas penguasaan wilayah yang dikuasai Hizbullah di Lebanon selatan.

Meskipun gencatan senjata antara Israel dan Lebanon mulai berlaku pada April 2026, serangan militer dilaporkan masih terus berlangsung hampir setiap hari.

Di sisi lain, Hizbullah juga terus melancarkan sejumlah serangan terhadap posisi militer Israel sebagai balasan atas operasi yang dilakukan di wilayah Lebanon.

Penulis :
Ahmad Yusuf