HOME  ⁄  Geopolitik

Biaya Operasi Militer AS di Iran Tembus 100 Miliar Dolar AS Meski Gencatan Senjata Berlaku

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Biaya Operasi Militer AS di Iran Tembus 100 Miliar Dolar AS Meski Gencatan Senjata Berlaku
Foto: (Sumber : Ilustrasi perang AS-Iran. /ANTARA/Anadolu/py..)

Pantau - Biaya operasi militer Amerika Serikat di Iran dilaporkan telah melampaui 100 miliar dolar AS atau sekitar Rp1,7 kuadriliun meskipun gencatan senjata antara kedua negara telah diumumkan sejak April 2026.

Data tersebut diungkap melalui Iran War Cost Tracker yang dirilis pada Jumat dan menghitung berbagai pengeluaran militer mulai dari personel, pengerahan kapal perang hingga biaya operasional lainnya.

Biaya Operasi Terus Membengkak

Berdasarkan metodologi pelacak data tersebut, enam hari pertama operasi militer menghabiskan dana sebesar 11,3 miliar dolar AS.

Perhitungan itu merujuk pada laporan Pentagon kepada Kongres Amerika Serikat terkait biaya awal operasi militer di Iran.

Setelah periode awal tersebut, biaya operasional diperkirakan mencapai sekitar 1 miliar dolar AS per hari.

Pada akhir April, Departemen Perang Amerika Serikat sempat memperkirakan total biaya operasi mencapai 25 miliar dolar AS.

Namun, estimasi tersebut kemudian direvisi menjadi 29 miliar dolar AS seiring berlanjutnya operasi dan kebutuhan logistik di kawasan Timur Tengah.

Konflik Berlanjut Meski Gencatan Senjata

Konflik memuncak pada 28 Februari ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran.

Serangan tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa di kalangan warga sipil.

Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer Amerika Serikat yang berada di Timur Tengah.

Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata sebagai upaya meredakan ketegangan yang meningkat.

Namun, perundingan lanjutan yang digelar di Islamabad belum menghasilkan kesepakatan baru maupun terobosan diplomatik yang signifikan.

Peluang Dialog Masih Terbuka

Meski konflik bersenjata telah mereda melalui gencatan senjata, proses negosiasi antara kedua negara masih menghadapi berbagai hambatan.

Belum adanya hasil konkret dari perundingan menunjukkan hubungan Amerika Serikat dan Iran masih berada dalam fase yang penuh ketidakpastian.

Sementara itu, biaya perang yang terus meningkat menjadi salah satu sorotan utama di tengah upaya diplomasi yang masih berlangsung.

Penulis :
Ahmad Yusuf