
Pantau - Mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei akan dimakamkan di Kota Mashhad, Iran timur laut, setelah tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026.
Pemakaman Digelar Sesuai Wasiat Khamenei
Wakil Wali Kota Teheran Bidang Sosial dan Kebudayaan Mohammad-Amin Tavakkolizadeh mengatakan Khamenei akan dimakamkan di kompleks suci Imam Reza sesuai wasiat yang ditinggalkannya dan rekomendasi keluarga.
Khamenei sebelumnya memimpin Iran selama puluhan tahun sebelum wafat dalam serangan yang memicu ketegangan baru di kawasan Timur Tengah.
Tavakkolizadeh menjelaskan rangkaian penghormatan terakhir akan berlangsung selama tiga hari, sementara prosesi pemakaman direncanakan berlangsung selama 24 jam.
Upacara penghormatan akan digelar di Teheran, kemungkinan di Musala Agung atau mausoleum Imam Khomeini, sebelum jenazah dipindahkan ke Kota Qom dan Mashhad untuk prosesi lanjutan.
Diperkirakan Dihadiri Jutaan Warga
Pemerintah Iran menjadwalkan seluruh rangkaian acara dimulai pada paruh kedua Juni 2026.
Menurut Tavakkolizadeh, jumlah warga yang mengikuti prosesi di Teheran diperkirakan mencapai 20 juta orang.
Sementara itu, Mojtaba Khamenei yang merupakan putra mendiang Ali Khamenei telah terpilih sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru sejak awal Maret 2026.
Di tengah persiapan pemakaman, laporan kantor berita Fars menyebut pertukaran pesan antara Iran dan Amerika Serikat sempat terhenti dalam beberapa hari terakhir.
Namun Presiden Amerika Serikat Donald Trump membantah kabar tersebut.
"Negosiasi antara AS dan Iran masih terus berlangsung," tulis Trump melalui akun Truth Social miliknya.
Prosesi pemakaman Ali Khamenei diperkirakan menjadi salah satu agenda nasional terbesar di Iran tahun ini dan akan mendapat perhatian luas dari masyarakat internasional.
- Penulis :
- Aditya Yohan





