
Pantau - Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil Kuwait (Directorate General of Civil Aviation/DGCA) mengumumkan pembukaan kembali seluruh penerbangan Kuwait Airways melalui Terminal 4 Bandara Internasional Kuwait setelah serangan yang menurut otoritas setempat berkaitan dengan Iran menewaskan satu orang dan melukai 63 lainnya.
Keputusan tersebut diumumkan pada Rabu (3/6) setelah dilakukan inspeksi lapangan dan evaluasi teknis menyeluruh untuk memastikan kesiapan operasional terminal serta keamanan layanan penerbangan dan penumpang.
Bandara Kembali Beroperasi Setelah Evaluasi Teknis
DGCA menyatakan pembukaan kembali operasional dilakukan usai tim khusus bersama otoritas terkait menyelesaikan pemeriksaan terhadap fasilitas bandara yang terdampak.
Langkah itu diambil guna memastikan seluruh sistem dan infrastruktur terminal dapat berfungsi secara aman dan normal bagi maskapai maupun pengguna jasa penerbangan.
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Kuwait melaporkan satu orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka setelah rudal balistik dan drone menghantam sejumlah fasilitas sipil dan vital, termasuk Bandara Internasional Kuwait.
Dalam pernyataannya, pemerintah Kuwait mengutuk keras serangan tersebut yang disebut menargetkan infrastruktur sipil utama di negara Teluk itu.
Puluhan Korban Jalani Perawatan Intensif
Kementerian Kesehatan Kuwait mencatat sebanyak 63 orang mengalami luka akibat serangan yang memicu penerapan rencana tanggap darurat nasional.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan Kuwait Abdullah Al-Sanad mengungkapkan seluruh fasilitas kesehatan langsung disiagakan sejak serangan terjadi.
Ia mengungkapkan, "rumah sakit telah menerima 63 korban luka dan melakukan tujuh pembedahan darurat skala besar," dalam keterangannya.
Korban terdiri atas warga sipil, pegawai bandara, dan pelaku perjalanan yang berada di lokasi saat insiden berlangsung.
Para korban mengalami berbagai jenis cedera, mulai dari patah tulang, luka kepala, pendarahan otak, amputasi, luka akibat ledakan, hingga keracunan asap.
Pemerintah Kuwait menegaskan akan terus memantau kondisi keamanan nasional sambil memastikan layanan penerbangan dan fasilitas publik kembali berjalan normal.
- Penulis :
- Aditya Yohan





