
Pantau - Iran dilaporkan memperoleh rata-rata antara 1,5 juta hingga 2 juta dolar AS dari setiap kapal yang melintasi Selat Hormuz setelah mulai menerapkan kebijakan pemungutan biaya layanan di jalur perairan strategis tersebut.
Informasi tersebut disampaikan kantor berita semiresmi Iran, Fars, yang mengutip anggota Komite Perencanaan dan Anggaran Parlemen Iran, Mohsen Zanganeh.
Iran Terapkan Biaya Layanan Kapal
Menurut laporan Fars, Iran telah memulai pelaksanaan rencana pemungutan biaya layanan terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.
Fars juga mengutip pernyataan Wakil Ketua Parlemen Iran Ali Nikzad yang sebelumnya menyebut parlemen tengah menyusun rencana 12 poin terkait pengelolaan jalur pelayaran tersebut.
Media itu menyebut sebuah kelompok khusus telah dibentuk untuk menjalankan kebijakan tersebut bekerja sama dengan Kementerian Urusan Ekonomi dan Keuangan Iran di bawah pengawasan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.
Dana yang diperoleh dari kebijakan tersebut disebut akan disetorkan ke kas negara dan digunakan untuk berbagai kebutuhan yang telah ditetapkan pemerintah.
Sebagian pembayaran dilaporkan dilakukan menggunakan Tether (USDT), mata uang kripto jenis stablecoin, serta melalui sistem barter dan pembayaran barang.
Regulasi Lingkungan dan Ketegangan Kawasan
Wakil Kepala Departemen Lingkungan Hidup Iran bidang urusan kelautan dan lahan basah Ahmadreza Lahijanzadeh mengatakan pihaknya mulai menyusun regulasi terkait pemungutan biaya sebagai kompensasi atas layanan lingkungan di Selat Hormuz.
Langkah tersebut bertujuan mengatur layanan maritim sekaligus memperkuat kerangka hukum dan lingkungan yang berkaitan dengan aktivitas pelayaran di kawasan tersebut.
Menurut laporan itu, Iran memperketat pengawasan di Selat Hormuz sejak 28 Februari 2026 dengan melarang kapal milik atau yang berafiliasi dengan Israel dan Amerika Serikat melintas secara aman setelah serangan gabungan kedua negara ke wilayah Iran.
Pada saat yang sama, Amerika Serikat disebut memberlakukan blokade laut yang menghambat kapal-kapal yang menuju maupun berangkat dari pelabuhan Iran untuk melintasi jalur perairan tersebut.
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia karena menjadi rute utama perdagangan energi dan komoditas internasional.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





