billboard mobile
HOME  ⁄  Geopolitik

Polandia dan Jerman Teken Perjanjian Militer Baru Tanpa Klausul Jaminan Keamanan Timbal Balik

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Polandia dan Jerman Teken Perjanjian Militer Baru Tanpa Klausul Jaminan Keamanan Timbal Balik
Foto: (Sumber :Ilustrasi sebuah pesawat Peringatan Dini dan Sistem Kendali Udara (AWACS) lepas landas untuk terbang ke Polandia dari pangkalan udara AWACS di Geilenkirchen dekat perbatasan Jerman-Belanda. (REUTERS/Ina Fassbender ).)

Pantau - Polandia dan Jerman menandatangani perjanjian kerja sama militer baru yang menggantikan kesepakatan pertahanan sebelumnya yang telah berlaku selama 15 tahun, namun tanpa mencantumkan jaminan keamanan timbal balik di luar komitmen yang sudah ada dalam NATO dan Uni Eropa.

Penandatanganan perjanjian berlangsung pada Rabu (17/6) dan dihadiri Menteri Pertahanan Polandia Wladyslaw Kosiniak-Kamysz serta Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius.

“Kita tengah meletakkan fondasi lain untuk keamanan, dan tidak ada keamanan Eropa tanpa Polandia maupun tanpa Jerman. Perjanjian hari ini membuka ruang baru untuk kerja sama,” kata Kosiniak-Kamysz usai upacara penandatanganan.

Fokus pada Siber, Baltik, dan Teknologi Baru

Perjanjian baru tersebut membuka peluang kerja sama di bidang keamanan siber, komando gabungan kawasan Baltik, pengembangan teknologi baru termasuk sektor antariksa, serta peningkatan mobilitas dan infrastruktur militer.

Kosiniak-Kamysz mengatakan kesepakatan itu juga memungkinkan pasukan zeni Jerman mendukung militer Polandia dalam memperkuat perlindungan di perbatasan timur negara tersebut.

Berdasarkan perjanjian itu, personel teknik militer Jerman akan terlibat dalam operasi Perisai Timur yang dijalankan Polandia.

Menurut laporan media Polandia, misi tersebut akan mencakup pembangunan parit, pemasangan kawat berduri, dan pembangunan penghalang antitank di sejumlah titik strategis.

Tidak Memuat Jaminan Keamanan Tambahan

Media Polandia melaporkan bahwa atas inisiatif Warsawa, dokumen kerja sama tersebut tidak memasukkan klausul jaminan keamanan di luar kewajiban yang telah diatur dalam NATO maupun Uni Eropa.

Keputusan tersebut diambil meskipun Jerman disebut siap menandatangani perjanjian dengan cakupan yang lebih luas.

Kesepakatan baru ini menjadi dasar penguatan kerja sama pertahanan kedua negara di tengah meningkatnya perhatian terhadap keamanan kawasan Eropa dan penguatan perlindungan wilayah perbatasan timur Polandia.

Penulis :
Aditya Yohan
Editor :
Tria Dianti
Kemenkeu 2026