HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Sebut Ancaman Nuklir Iran Lebih Berbahaya Dibanding Risiko Depresi Ekonomi Global

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Trump Sebut Ancaman Nuklir Iran Lebih Berbahaya Dibanding Risiko Depresi Ekonomi Global
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Amerika Serikat dan Iran. ANTARA/Anadolu/py..)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa ancaman Iran memperoleh senjata nuklir jauh lebih penting untuk dicegah dibandingkan risiko terjadinya depresi ekonomi global akibat konflik yang melibatkan Teheran.

Pernyataan itu disampaikan Trump kepada wartawan pada Senin (22/6) saat menanggapi pertanyaan mengenai potensi dampak ekonomi global dari konflik militer lanjutan dengan Iran.

“Senjata nuklir lebih penting daripada depresi. Depresi itu sangat buruk. Senjata nuklir akan menyebabkan depresi jauh lebih cepat,” ungkapnya.

Trump juga menegaskan Amerika Serikat siap mengambil langkah yang diperlukan apabila Iran tidak mematuhi ketentuan dalam memorandum yang telah disepakati kedua negara.

Dia mengatakan pemerintahannya akan melakukan tindakan yang dianggap perlu jika kesepakatan tersebut dilanggar oleh Teheran.

Pekan lalu, Iran dan Amerika Serikat menandatangani memorandum secara daring yang mengatur pengakhiran konflik militer yang dimulai pada 28 Februari.

Kesepakatan tersebut juga memuat tenggat waktu bagi Amerika Serikat untuk mencabut blokade angkatan laut terhadap pelabuhan Iran.

Di sisi lain, Iran berkewajiban memulihkan aktivitas pelayaran di Selat Hormuz sesuai ketentuan yang telah disepakati.

Langkah itu menjadi bagian dari upaya kedua negara meredakan ketegangan yang sempat memicu kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan dan perekonomian global.

Pembicaraan lanjutan antara Iran dan Amerika Serikat berlangsung di resor Burgenstock, Swiss, pada 21 Juni.

Proses dialog tersebut dimediasi oleh Pakistan dan Qatar yang berperan dalam memfasilitasi komunikasi kedua negara.

Pertemuan itu menjadi bagian dari fase baru negosiasi yang bertujuan menjaga implementasi kesepakatan serta mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.

Isu program nuklir Iran tetap menjadi salah satu agenda utama dalam pembahasan kedua pihak di tengah perhatian dunia terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah.

Penulis :
Ahmad Yusuf