HOME  ⁄  Geopolitik

Kemenlu Rusia Sebut Hampir 8.500 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Ukraina Sejak 2022

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kemenlu Rusia Sebut Hampir 8.500 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Ukraina Sejak 2022
Foto: (Sumber :Seorang pria membersihkan puing-puing di sekitar bangunan yang rusak setelah serangan pasukan Ukraina di Lgov, wilayah Kursk, Rusia, Kamis (16/1/2025). ANTARA/Xinhua/Vladimir/aa..)

Pantau - Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan hampir 8.500 warga sipil tewas akibat serangan militer Ukraina sejak Februari 2022 hingga 30 Juni 2026, dengan total korban mencapai 30.913 orang, termasuk sekitar 8.434 korban meninggal.

Duta Besar untuk Urusan Khusus Kementerian Luar Negeri Rusia Rodion Miroshnik menyampaikan data tersebut dalam taklimat di Moskow pada Jumat (3/7).

Menurut Miroshnik, serangan Ukraina juga merusak infrastruktur sipil di 42 wilayah Rusia dalam tiga bulan terakhir.

Ia menyebut sejumlah insiden yang menjadi perhatian, termasuk serangan terhadap perguruan tinggi di Starobelsk, bus yang mengangkut anak-anak Belarus di wilayah Bryansk, serta bus penumpang sipil di Yenakiyevo.

Miroshnik mengungkapkan, "Dari Februari 2022 hingga 30 Juni 2026, total korban mencapai 30.913 orang, termasuk sekitar 8.434 korban tewas."

Ia juga menyampaikan bahwa sejak 2014 sebanyak 373 anak dilaporkan tewas dan 1.845 lainnya mengalami luka-luka.

Rusia mengecam serangan terhadap sasaran sipil dan telah menyampaikan nota diplomatik resmi kepada Kantor Komisaris Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Hak Asasi Manusia (Office of the United Nations High Commissioner for Human Rights/OHCHR) guna mendesak penyelidikan internasional atas insiden-insiden tersebut.

Penulis :
Aditya Yohan