
Pantau - Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyetujui penyelenggaraan debat mengenai embargo berkepanjangan Amerika Serikat terhadap Kuba setelah usulan tersebut memperoleh dukungan mayoritas negara anggota dalam pemungutan suara yang digelar Selasa.
Mayoritas Negara Dukung Pembahasan Embargo
Sebanyak 136 negara memberikan suara mendukung pembahasan isu embargo Amerika Serikat terhadap Kuba.
Sebanyak sembilan negara menolak usulan tersebut, sementara 30 negara memilih abstain.
Sebelum pemungutan suara berlangsung, Wakil Amerika Serikat untuk Pengelolaan dan Reformasi PBB Jeff Bartos meminta para delegasi menolak usulan yang diajukan Kuba.
Kuba telah menghadapi embargo ekonomi Amerika Serikat selama 66 tahun.
Pemerintah Kuba menilai sanksi tersebut menjadi penyebab utama krisis ekonomi yang melanda negaranya dan terus mendesak Washington mencabut embargo secara penuh.
Kuba Nilai Embargo Perburuk Krisis Ekonomi
Pada awal Januari lalu, Amerika Serikat juga memberlakukan embargo minyak terhadap Kuba serta mengancam mengenakan tarif impor kepada negara yang memasok minyak ke negara tersebut.
Pemerintah Kuba menyatakan embargo minyak tersebut semakin mencekik perekonomian dan memperburuk kondisi kehidupan masyarakat.
Menurut otoritas Kuba, embargo Amerika Serikat turut memperparah kelangkaan minyak serta berdampak pada sektor transportasi, produksi pangan, kesehatan, dan pendidikan.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Aditya Yohan





