HOME  ⁄  Geopolitik

Lintas Batas Irak-Iran Kembali Dibuka Setelah Penutupan Sementara akibat Serangan yang Tewaskan Dua Orang

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Lintas Batas Irak-Iran Kembali Dibuka Setelah Penutupan Sementara akibat Serangan yang Tewaskan Dua Orang
Foto: (Sumber :Seorang anggota pasukan khusus polisi Turki berjaga di pos militer di Caldiran di perbatasan Turki-Iran di provinsi Van, Turki, Sabtu (21/8/2021). REUTERS/Murad Sezer/hp/cfo (REUTERS/MURAD SEZER).)

Pantau - Operasional pos perbatasan Shalamcheh yang menghubungkan Irak dan Iran kembali dibuka pada Kamis setelah sempat ditangguhkan selama tiga jam menyusul pemboman di sisi Iran yang menewaskan dua orang.

Operasional Perbatasan Kembali Normal

Komisi Pelabuhan Perbatasan Irak menyatakan penutupan sementara dilakukan mulai pukul 02.00 hingga 05.00 waktu setempat atas permintaan Iran agar otoritas setempat dapat mengatur kembali kegiatan operasional setelah pengeboman.

Komisi tersebut menyebut seluruh operasional di perlintasan Shalamcheh yang berada di Provinsi Basra, Irak selatan, kini telah kembali berjalan lancar untuk memfasilitasi masuknya para pengunjung.

Perlintasan Shalamcheh merupakan salah satu jalur darat utama antara Irak dan Iran yang melayani lalu lintas penumpang dalam jumlah besar.

Serangan Terjadi di Tengah Ketegangan Regional

Sebelumnya, kantor berita semiresmi Iran, Mehr, melaporkan sebuah rudal menghantam area dekat terminal penumpang di sisi Iran perlintasan Shalamcheh.

Mehr melaporkan serangan tersebut menewaskan dua orang dan mengaitkannya dengan Amerika Serikat.

Insiden itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan setelah Amerika Serikat dan Iran saling melancarkan serangan dalam beberapa hari terakhir.

Amerika Serikat sebelumnya menyerang sejumlah target di Iran, sementara Iran membalas dengan menyerang pangkalan dan fasilitas Amerika Serikat di kawasan.

Penulis :
Aditya Yohan
Editor :
Aditya Yohan