
Pantau - Pemerintah Amerika Serikat menyatakan jalur pelayaran sementara di Selat Hormuz akan dibuka tanpa memerlukan izin maupun pungutan biaya berdasarkan kesepakatan yang sedang dibahas antara Iran dan Oman.
Pernyataan tersebut disampaikan seorang pejabat Amerika Serikat kepada NewsNation pada Kamis (6/8) di tengah laporan mengenai kemajuan perundingan Iran dan Oman terkait pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.
Kesepakatan Pembukaan Jalur Pelayaran
Laporan Al-Hadath yang mengutip sumber senior menyebut Iran dan Oman telah mencapai kesepakatan mengenai pembukaan penuh Selat Hormuz dan kini menunggu persetujuan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.
Pengumuman resmi mengenai kesepakatan tersebut diperkirakan akan disampaikan dalam beberapa hari mendatang.
Laporan itu juga menyebut kedua negara tidak berencana mengenakan biaya kepada kapal yang melintasi jalur perairan tersebut.
Pejabat Amerika Serikat mengungkapkan, "Setiap jalur sementara akan dibuka tanpa hambatan, yang berarti tidak ada persetujuan, izin, maupun pungutan biaya. Selat Hormuz adalah jalur perairan internasional dan tidak ada pihak yang mengendalikan jalur pelayaran atau hak untuk melintasinya."
Trump Singgung Prospek Kesepakatan Damai
Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Minggu (2/8) mengatakan pemerintahnya menangguhkan rencana serangan terhadap Iran setelah muncul prospek tercapainya kesepakatan damai.
Menurut Trump, kesepakatan tersebut mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz serta pengaturan terkait program nuklir Iran.
Informasi mengenai perkembangan tersebut bersumber dari laporan Sputnik yang dikutip ANTARA.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



