
Pantau - China mendesak komunitas internasional segera mengambil tindakan untuk mengakhiri konflik dan kekerasan Israel-Palestina di tengah eskalasi di wilayah Palestina yang diduduki serta meningkatnya korban sipil.
Perwakilan Tetap China untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Fu Cong menyampaikan seruan tersebut dalam sidang Dewan Keamanan PBB terkait situasi di Tepi Barat pada Selasa (11/8/2026).
China menyatakan sangat prihatin terhadap eskalasi terbaru dan berduka atas bertambahnya korban sipil akibat kekerasan yang terus berlangsung.
China Soroti Situasi Tepi Barat dan Gaza
Fu mengatakan persoalan Palestina tidak boleh diabaikan di tengah meningkatnya ketegangan regional.
"Selama beberapa waktu, situasi di Tepi Barat dan Gaza mengalami kemunduran tajam, yang menyebabkan lebih banyak penderitaan dan kesengsaraan bagi rakyat Palestina," kata Fu.
"Pada intinya, hal ini disebabkan oleh fakta bahwa prinsip-prinsip dasar hukum internasional tidak dihormati, sementara hak rakyat Palestina untuk bertahan hidup dan berkembang telah lama diabaikan," lanjutnya.
Fu menyebut situasi di Tepi Barat mengalami eskalasi berbahaya dengan perluasan permukiman, penangkapan massal, blokade kamp pengungsi, serta meningkatnya kekerasan yang dilakukan pemukim.
China menyerukan Israel menghentikan aktivitas permukiman, mengekang kekerasan pemukim, serta memastikan adanya pertanggungjawaban.
Fu juga menyoroti situasi Gaza karena gencatan senjata yang langgeng belum tercapai meski telah lebih dari 300 hari sejak penandatanganan perjanjian gencatan senjata.
China Dorong Solusi Dua Negara
China meminta Israel dan seluruh pihak terkait menerapkan perjanjian gencatan senjata Gaza secara penuh dan dengan iktikad baik.
Beijing juga mendesak Israel mematuhi hukum humaniter internasional dengan mencabut pembatasan terhadap penyaluran bantuan kemanusiaan.
China menegaskan solusi dua negara merupakan satu-satunya jalan yang dinilai layak untuk menyelesaikan persoalan Palestina dan telah diakui komunitas internasional.
Menurut Fu, Gaza dan Tepi Barat merupakan bagian integral dari negara Palestina sehingga rekonstruksi pascaperang harus dilakukan dengan menghormati kehendak rakyat Palestina.
China menyatakan akan terus mendukung upaya mewujudkan hak-hak nasional rakyat Palestina serta mendorong pemulihan stabilitas dan perdamaian di kawasan.
- Penulis :
- Aditya Yohan



