
Pantau - Kepolisian China dan Thailand membongkar sindikat penipuan kartu kredit lintas negara yang menargetkan warga China serta menangkap sembilan tersangka dalam operasi gabungan.
Kementerian Keamanan Publik (MPS) China pada Kamis (13/8/2026) menyatakan operasi tersebut melibatkan MPS dan markas besar Kepolisian Kerajaan Thailand.
Sebanyak sembilan orang yang ditangkap terdiri atas empat warga negara China dan lima warga negara Thailand.
Polisi Bongkar Modus Pencurian Data Kartu Kredit
Kepolisian China mengungkap jaringan kriminal transnasional tersebut pada 2025 sebelum membagikan informasi kasus kepada aparat Thailand dan meminta bantuan untuk melakukan penyelidikan.
Kedua negara kemudian mengoordinasikan waktu penindakan, membongkar sejumlah lokasi yang terkait dengan kejahatan, dan menangkap para tersangka.
Hasil investigasi menemukan dua tersangka diduga bersekongkol menjalankan skema pencurian dan penyalahgunaan informasi kartu kredit korban.
Salah seorang tersangka diduga mengoperasikan sebuah toko di Thailand sebagai kedok untuk mendapatkan informasi kartu kredit korban secara ilegal.
Tersangka lainnya diduga menggunakan data yang dicuri untuk membuat kartu palsu serta merekrut orang guna melakukan transaksi penipuan.
Hasil kejahatan tersebut kemudian diduga dicuci untuk memperoleh keuntungan.
Kerugian Tembus 5 Juta Yuan
Pihak berwenang sejauh ini mengidentifikasi kerugian finansial lebih dari 5 juta yuan yang berkaitan dengan kasus penipuan tersebut.
Operasi itu menjadi aksi penegakan hukum gabungan terkoordinasi pertama kepolisian China dan Thailand dalam beberapa tahun terakhir yang secara khusus menargetkan kejahatan ekonomi.
MPS menyatakan kedua negara akan menjajaki pembentukan mekanisme kerja sama reguler untuk memberantas kejahatan ekonomi lintas perbatasan.
Kerja sama tersebut direncanakan mencakup berbagi informasi, pertukaran keahlian, analisis bersama, pengejaran tersangka, serta pemulihan hasil kejahatan.
- Penulis :
- Aditya Yohan



