HOME  ⁄  Geopolitik

Sejumlah Negara Uni Eropa Meragukan Jerman dan Prancis Mewakili Perundingan Ukraina

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Sejumlah Negara Uni Eropa Meragukan Jerman dan Prancis Mewakili Perundingan Ukraina
Foto: Arsip foto - Gedung Berlaymont dan bendera Uni Eropa di Brussel, Belgia, pada 4 Desember 2025.

Pantau - Sejumlah negara Uni Eropa meragukan kemampuan Jerman dan Prancis untuk mewakili kepentingan mereka dalam potensi perundingan penyelesaian konflik Ukraina, berdasarkan laporan New York Times yang mengutip tiga pejabat Eropa.

Keraguan terutama muncul dari sejumlah negara kecil yang berbatasan dengan Rusia dan Ukraina, termasuk negara-negara Baltik dan Hongaria.

Negara-negara tersebut dilaporkan tidak sepenuhnya mempercayai Jerman dan Prancis untuk bertindak sebagai negosiator yang mewakili kepentingan Uni Eropa dalam perundingan Ukraina.

Kremlin Pertanyakan Keterlibatan Eropa

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov pada Februari menyatakan Rusia tidak melihat manfaat dari keterlibatan negara-negara Eropa dalam proses negosiasi penyelesaian konflik Ukraina.

Peskov mengatakan negara-negara Eropa tidak berpartisipasi dalam proses negosiasi yang berlangsung.

Menurut Peskov, sebagian besar pandangan yang disampaikan para pemimpin Eropa lebih banyak membicarakan kelanjutan konflik dibandingkan upaya mencapai penyelesaian damai.

Kepercayaan terhadap Berlin dan Paris Dipertanyakan

Laporan tersebut menunjukkan adanya perbedaan pandangan di internal Eropa mengenai pihak yang dapat mewakili kepentingan negara-negara anggota dalam kemungkinan perundingan Ukraina.

Jerman dan Prancis selama ini merupakan dua negara utama di Uni Eropa, tetapi sejumlah anggota disebut masih meragukan keduanya sebagai negosiator bagi blok tersebut.

Keraguan itu muncul ketika penyelesaian konflik Ukraina melalui jalur perundingan terus menjadi perhatian berbagai pihak.

Penulis :
Gerry Eka