HOME  ⁄  Geopolitik

Ceuta Memperketat Pengawasan Kesehatan setelah Puluhan Ribu Migran Masuk dari Maroko

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Ceuta Memperketat Pengawasan Kesehatan setelah Puluhan Ribu Migran Masuk dari Maroko
Foto: Para migran ilegal memasuki wilayah kantong Afrika Utara Spanyol di Ceuta, pada 30 Juli 2026.

Pantau - Otoritas Ceuta, wilayah kantong Spanyol di Afrika Utara, menerapkan rencana sembilan poin untuk memperkuat pengawasan kesehatan masyarakat dan lingkungan setelah lebih dari 72.000 migran dilaporkan masuk secara ilegal dari Maroko pada 30-31 Juli 2026.

Sebagian besar migran kemudian kembali ke Maroko, sedangkan ribuan orang lainnya masih berada di Ceuta.

Langkah tersebut diterapkan untuk menangani dampak arus migrasi massal terhadap kesehatan, sanitasi, lingkungan, dan layanan publik di wilayah tersebut.

Pengawasan Tuberkulosis dan Kualitas Air Ditingkatkan

Rencana sembilan poin itu mencakup peningkatan pengawasan terhadap tuberkulosis serta perluasan pemantauan kualitas air minum dan perairan pesisir.

Otoritas juga meningkatkan kegiatan pembersihan, disinfeksi, dan pengangkutan sampah untuk menjaga kondisi lingkungan setelah masuknya migran dalam jumlah besar.

Lebih dari 100 pekerja tambahan telah dikerahkan untuk menangani kebutuhan sanitasi dan pengawasan lingkungan di Ceuta.

Menteri Kesehatan Spanyol Monica Garcia dijadwalkan mengunjungi Ceuta pada Minggu (16/8/2026) untuk meninjau dampak arus migrasi terhadap layanan kesehatan setempat.

Garcia dijadwalkan bertemu pejabat pemerintah daerah dan pusat, perwakilan tenaga medis, serta organisasi sosial dalam kunjungan tersebut.

Ia juga dijadwalkan mengunjungi sebuah pusat kesehatan dan Rumah Sakit Universitas Ceuta.

Keamanan Perbatasan Ceuta Diperketat

Pengamanan di sepanjang perbatasan Ceuta turut diperketat setelah beredar seruan di media sosial untuk kembali melakukan penyeberangan massal.

Pasukan keamanan Maroko mencegat ratusan migran yang berupaya mencapai kawasan perbatasan menjelang Sabtu (15/8/2026).

Ceuta melaporkan tidak terjadi arus masuk migran dalam skala yang sebanding dengan gelombang migrasi pada akhir Juli.

Penulis :
Gerry Eka