
Pantau - Presiden Kolombia Abelardo De La Espriella meminta Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio menangguhkan sementara tarif terhadap berbagai produk asal Kolombia di tengah upaya pemulihan negara tersebut setelah gempa bumi dahsyat pada 10 Agustus 2026.
Permintaan itu disampaikan De La Espriella dalam percakapan telepon dengan Rubio pada Selasa, 18 Agustus 2026, yang disebutnya “sangat membuahkan hasil”.
De La Espriella menyatakan masih terdapat sejumlah prosedur formal yang harus diselesaikan sebelum penangguhan tarif dapat direalisasikan.
“Saya kembali menyampaikan permintaan untuk menangguhkan sementara tarif yang dikenakan terhadap produk-produk Kolombia. Prosedur harus diselesaikan untuk mewujudkan hal tersebut, dan Pemerintah Amerika Serikat sepenuhnya bersedia melanjutkan proses untuk mencapai tujuan itu,” kata De La Espriella melalui platform media sosial AS, X.
Kolombia Kirim Menteri Perdagangan ke Washington
Sebagai tindak lanjut pembicaraan tersebut, De La Espriella telah menginstruksikan Menteri Perdagangan Kolombia Mauricio Gomez untuk berangkat ke Washington.
Gomez dijadwalkan berangkat ke Washington pada Selasa untuk memimpin perundingan yang diarahkan pada upaya penangguhan sementara tarif AS terhadap produk-produk asal Kolombia.
Langkah diplomatik itu dilakukan ketika Amerika Serikat terus memberikan bantuan kepada Kolombia setelah gempa bumi dahsyat melanda negara tersebut pada 10 Agustus 2026.
Dalam pembicaraan dengan Rubio, De La Espriella juga menyampaikan terima kasih atas bantuan ekonomi dan kemanusiaan yang diberikan Amerika Serikat kepada Kolombia.
Presiden Kolombia turut mengapresiasi dukungan AS dalam kegiatan pencarian dan penyelamatan setelah gempa.
AS Salurkan Bantuan Darurat 26,5 Juta Dolar
Departemen Luar Negeri AS mengonfirmasi bahwa Rubio telah berbicara dengan De La Espriella pada Selasa.
Menurut Departemen Luar Negeri AS, pembicaraan tersebut berfokus pada kelanjutan dukungan Amerika Serikat kepada masyarakat Kolombia yang terdampak gempa bumi.
“Amerika Serikat telah memberikan bantuan kemanusiaan darurat senilai 26,5 juta dolar AS, mengerahkan tim pencarian dan penyelamatan, serta menyediakan penerbangan angkutan udara C-130 untuk membantu pemulihan Kolombia,” kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Tommy Pigott.
Bantuan AS kepada Kolombia dengan demikian mencakup bantuan kemanusiaan darurat senilai 26,5 juta dolar AS, pengerahan tim pencarian dan penyelamatan, serta dukungan penerbangan angkutan udara menggunakan pesawat C-130.
Di tengah proses pemulihan pascagempa, Pemerintah Kolombia kini juga mengupayakan penangguhan sementara tarif AS terhadap produk-produknya melalui perundingan lanjutan di Washington.
- Penulis :
- Shila Glorya



