
Pantau - Pemerintah Venezuela mengumumkan kesepakatan dengan Amerika Serikat (AS) untuk mendorong investasi lebih dari 100 miliar dolar AS dalam pemulihan dan pembangunan kembali infrastruktur strategis industri hidrokarbon negara tersebut pada Jumat (28/8).
Penjabat Presiden Venezuela Delcy Rodriguez menyatakan kesepakatan tersebut akan memperkuat hubungan bilateral sekaligus membuka arus investasi besar ke sektor energi Venezuela.
Kesepakatan itu juga membuka peluang peningkatan produksi minyak secara signifikan dengan melibatkan perusahaan-perusahaan swasta.
Kerja sama tersebut mengatur pengembangan 17 ladang minyak strategis yang memiliki potensi terbukti mencapai 65 miliar barel minyak.
Nilai investasi dalam pengembangan ladang tersebut diproyeksikan lebih dari 100 miliar dolar AS, sedangkan penerimaan pajak bagi Venezuela diperkirakan melampaui 209 miliar dolar AS.
Presiden AS Donald Trump melalui unggahan di Truth Social pada Jumat menyebut perjanjian tersebut sebagai kesepakatan minyak terbesar dalam sejarah dunia.
"AS baru saja menandatangani Perjanjian dengan Negara Venezuela tentang, KESEPAKATAN MINYAK TERBESAR DALAM SEJARAH DUNIA!" kata Trump.
Kesepakatan minyak tersebut diumumkan setelah Rodriguez pada 29 Januari menyetujui reformasi sebagian undang-undang hidrokarbon Venezuela untuk membuka keterlibatan pihak swasta yang lebih besar di sektor minyak.
Perkembangan hubungan kedua negara berlangsung setelah pasukan militer AS pada 3 Januari melancarkan serangan besar terhadap Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro beserta istrinya sebelum membawa mereka ke New York.
- Penulis :
- Aditya Yohan




