HOME  ⁄  Geopolitik

Iran Memperingatkan Korea Selatan agar Tak Terlibat Operasi Militer di Selat Hormuz

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Iran Memperingatkan Korea Selatan agar Tak Terlibat Operasi Militer di Selat Hormuz
Foto: (Sumber :Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei menyampaikan taklimat media mingguan di Teheran, Iran, Senin (17/8/2026). ANTARA/XINHUA/Shadati.)

Pantau - Iran memperingatkan Korea Selatan agar tidak terlibat secara militer dalam operasi negara-negara sekutunya di Selat Hormuz setelah Seoul menyatakan tengah meninjau sejumlah opsi untuk mendukung kebebasan navigasi di kawasan strategis tersebut.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei menyampaikan peringatan itu melalui media sosial X pada Senin, 7 September 2026.

Pernyataan tersebut merespons sikap Korea Selatan tiga hari sebelumnya yang menyebut sedang mempertimbangkan berbagai opsi, termasuk langkah militer, untuk mendukung "kebebasan navigasi" di Selat Hormuz.

Baghaei mengingatkan Iran dan Korea Selatan telah menjalin hubungan selama lebih dari 64 tahun dengan berlandaskan rasa saling menghormati.

Iran juga memandang hubungan persahabatan dengan Korea Selatan sebagai sesuatu yang penting di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.

Iran Peringatkan Konsekuensi Serius

Baghaei menyatakan rakyat Iran saat ini tengah melakukan tindakan pembelaan diri terhadap apa yang disebutnya sebagai "kelakuan agresif" Amerika Serikat.

"Di saat rakyat Iran merespons tegas kejahatan perang AS terhadap perempuan dan anak-anak, negara mana pun yang mempertahankan kehadiran militer atau berpartisipasi dalam operasi di Teluk Persia dan Selat Hormuz hanya dapat dianggap memberikan dukungan langsung bagi para pelaku agresi, dan hal itu akan berujung pada konsekuensi serius," tulis Baghaei.

Baghaei dalam unggahan lainnya mengatakan Selat Hormuz selalu "terbuka lebar" hingga 28 Februari sebelum situasi berubah setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran.

Ia menuding Washington telah "melancarkan perang yang melanggar hukum dan brutal di kawasan tersebut serta mengganggu arus normal pelayaran komersial."

Lalu Lintas Selat Hormuz Dibatasi

Ketegangan di kawasan berdampak terhadap pelayaran komersial dengan terhentinya sejumlah kapal tanker, terganggunya perdagangan, dan melonjaknya harga energi.

Iran kemudian membatasi lalu lintas pelayaran melalui Selat Hormuz setelah perang dengan Amerika Serikat dan Israel pecah.

Pada saat yang sama, pasukan Amerika Serikat memberlakukan blokade laut terhadap kapal-kapal yang menuju atau berasal dari pelabuhan dan wilayah pesisir Iran.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026