HOME  ⁄  Geopolitik

Kanada Berlakukan Tarif Balasan, PM Mark Carney Serukan Persatuan Hadapi Perang Dagang dengan AS

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kanada Berlakukan Tarif Balasan, PM Mark Carney Serukan Persatuan Hadapi Perang Dagang dengan AS
Foto: (Sumber :BPJPH Ingatkan Jaringan Restoran Konsisten Jaga Produk Halal di Seluruh Outlet.)

Pantau - Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyerukan persatuan nasional untuk menghadapi konflik perdagangan dengan Amerika Serikat (AS) setelah Ottawa mulai memberlakukan tarif balasan terhadap sejumlah produk impor dari AS pada Selasa (8/9/2026).

Tarif balasan diberlakukan setelah perundingan perdagangan Kanada dan AS menemui jalan buntu pada akhir Agustus 2026 menyusul kebijakan Washington mengenakan tarif 50 persen terhadap barang-barang Kanada senilai 20 miliar dolar AS.

Ottawa merespons dengan menerapkan tarif balasan dalam besaran setara terhadap sejumlah produk AS, termasuk baja, produk susu, peralatan pertanian, bubur kertas, dan produk elektronik.

Carney Ajak Warga Membeli Produk Kanada

Carney meminta sekitar 40 juta penduduk Kanada ikut memperkuat perekonomian nasional, termasuk dengan memilih produk dan destinasi wisata dalam negeri.

"Setiap kali kita memilih membeli produk Kanada atau melancong di Kanada, kita menyampaikan pesan bahwa tidak seorang pun di negara ini yang sekadar menjadi penonton. Sebanyak 40 juta dari kita turut berkontribusi," kata Carney dalam pidato video nasional bertajuk "Pedoman ke Depan" (Forward Guidance).

Carney mengakui langkah balasan dalam perang dagang akan menimbulkan konsekuensi ekonomi bagi Kanada.

"Setiap tindakan selalu memiliki konsekuensi biaya. Namun, hal itu tidak sebanding dengan kerugian yang harus ditanggung jika kita hanya berdiam diri," kata Carney.

Kanada Tolak Kesepakatan yang Dinilai Merugikan

Carney mengatakan pihak AS mengajukan tuntutan pada menit-menit terakhir yang dinilai tidak beralasan serta mengancam kedaulatan dan kepentingan industri inti Kanada.

Pemerintah Kanada kemudian memilih mundur dari kesepakatan yang dinilai buruk dan mengambil langkah balasan melalui kebijakan tarif terhadap produk AS.

Kebijakan tersebut menandai meningkatnya ketegangan perdagangan antara dua negara bertetangga itu setelah negosiasi gagal menghasilkan kesepakatan pada akhir Agustus.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026