
Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengisyaratkan keterbukaan terhadap perusahaan otomotif China untuk memproduksi kendaraan listrik di Amerika Serikat dengan syarat perusahaan tersebut mempekerjakan tenaga kerja AS.
Trump menyatakan kebijakan untuk membatasi masuknya mobil impor asal China tetap perlu dilanjutkan, tetapi perusahaan China dapat masuk apabila mendirikan pabrik dan memproduksi kendaraannya langsung di AS.
“Jepang melakukannya, tetapi mereka mempekerjakan tenaga kerja kami. Yang terpenting adalah mereka mempekerjakan tenaga kerja kami,” kata Trump dalam wawancara dengan Fox News yang ditayangkan Jumat (11/9/2026).
Trump Tolak Mobil Murah China Diproduksi di Meksiko
Trump menegaskan dirinya tidak menginginkan perusahaan China memproduksi kendaraan berbiaya murah di Meksiko kemudian mengirimkannya ke pasar Amerika Serikat.
Pernyataan tersebut disampaikan sekitar dua pekan menjelang rencana pertemuan Trump dengan Presiden China Xi Jinping di Washington.
Rencana membuka peluang produksi kendaraan China di AS muncul di tengah penolakan kuat dari produsen otomotif dan anggota parlemen Amerika terhadap masuknya BYD Co. serta perusahaan sejenis ke pasar negara tersebut.
BYD merupakan produsen kendaraan listrik terbesar China dan menjadi salah satu perusahaan yang mendapat perhatian pemerintah Amerika Serikat.
Sekitar tiga bulan sebelumnya, Departemen Pertahanan AS memasukkan BYD dan sejumlah perusahaan besar China lainnya ke dalam daftar entitas yang diyakini bekerja sama dengan militer China.
Trump Klaim Hubungan AS-China Membaik
Di tengah persoalan industri otomotif dan persaingan kedua negara, Trump kembali menyatakan dirinya memiliki hubungan yang sangat baik dengan Xi.
“Fakta bahwa kami dapat berhubungan baik merupakan hal yang baik. Kami sekarang memiliki hubungan yang sangat baik dengan China. Dulu kami memiliki hubungan yang tidak menyenangkan dengan China, tetapi sekarang kami memiliki hubungan yang baik dengan China,” katanya.
Pernyataan tersebut menunjukkan Trump tetap membuka kemungkinan investasi perusahaan otomotif China di Amerika Serikat selama produksi dilakukan di dalam negeri dan melibatkan pekerja lokal.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




