
Pantau - Amerika Serikat memperkuat hubungan dengan negara-negara Kepulauan Pasifik melalui tiga fokus utama, yakni diplomasi komersial, ketahanan energi, serta kerja sama penegakan hukum dan keamanan maritim.
Wakil Asisten Menteri untuk Australia, Selandia Baru, dan Kepulauan Pasifik di Biro Urusan Asia Timur dan Pasifik Departemen Luar Negeri AS Matt Murray menyampaikan kebijakan tersebut dalam taklimat pers yang dipantau secara daring dari Jakarta, Selasa (15/9/2026).
Murray mengatakan AS akan mendorong perdagangan, bukan bantuan, dalam memperkuat hubungan ekonomi dengan negara-negara Pasifik sebagaimana ditekankan Wakil Menteri Luar Negeri AS Christopher Landau.
"Penguatan hubungan komersial AS untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang dipimpin sektor swasta di kawasan Pasifik merupakan hal yang sangat penting," katanya.
AS juga mengarahkan kembali program bantuan luar negeri untuk mendukung pertumbuhan sektor swasta, termasuk bekerja sama dengan Australia, Jepang, Selandia Baru, dan Taiwan dalam memperluas konektivitas kabel bawah laut di negara anggota Forum Kepulauan Pasifik (PIF).
AS Siapkan 60 Juta Dolar untuk Ketahanan Energi
Di sektor energi, AS berupaya memastikan negara-negara Pasifik memperoleh akses terhadap energi yang terjangkau, andal, dan aman di tengah dampak konflik Iran terhadap pasokan bahan bakar.
"AS terus bekerja sama dengan negara-negara Kepulauan Pasifik, termasuk melalui sektor swasta, untuk mendukung akses terhadap energi yang terjangkau, andal, dan aman," katanya.
Sejak krisis energi global dimulai, AS juga bekerja sama dengan sektor swasta dan negara pengekspor untuk menjaga pasokan bahan bakar ke negara-negara Kepulauan Pasifik.
"Dengan senang hati saya menyampaikan bahwa kawasan tersebut hingga saat ini belum mengalami kekurangan pasokan, meskipun kami terus memantau situasi ini secara ketat bersama mitra kami di Australia, Jepang, dan Selandia Baru," katanya.
Departemen Luar Negeri AS bersama Kongres berencana menyediakan 60 juta dolar AS atau sekitar Rp1,06 triliun bagi negara-negara Kepulauan Pasifik untuk mengatasi kebutuhan anggaran jangka pendek akibat krisis energi sekaligus memperkuat infrastruktur energi jangka panjang.
Keamanan Maritim dan Peredaran Narkoba Jadi Prioritas
Dalam bidang keamanan, AS memprioritaskan peningkatan kerja sama dengan negara-negara Pasifik untuk memberantas peredaran narkoba ilegal dan meningkatkan kesadaran situasi maritim.
Kerja sama tersebut juga diarahkan untuk memberantas penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur atau illegal, unreported and unregulated fishing (IUU fishing).
"Tantangan-tantangan tersebut merupakan persoalan mendesak yang berdampak pada keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat Amerika Serikat maupun negara-negara Kepulauan Pasifik," katanya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




