HOME  ⁄  Geopolitik

Zelenskyy Klaim Sepakat Bertemu Trump di New York, Bahas Deeskalasi hingga Keamanan Energi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Zelenskyy Klaim Sepakat Bertemu Trump di New York, Bahas Deeskalasi hingga Keamanan Energi
Foto: (Sumber :Arsip - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (kiri) bertemu dengan Presiden AS Donald Trump (kanan) di Gedung Putih dalam kunjungannya ke Washington, D.C., Amerika Serikat pada 28 Juli 2026. ANTARA/Zelenskyy Social Media Account - Anadolu Agency /pri..)

Pantau - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengeklaim telah mencapai kesepakatan untuk bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump di New York di sela-sela Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Zelenskyy menyampaikan rencana pertemuan tersebut setelah melakukan pembicaraan dengan Trump dan menyebut terdapat momentum diplomatik untuk membahas sejumlah persoalan.

"Saya baru saja berbicara dengan Presiden Trump @POTUS. Percakapan penting dan kami membahas banyak hal. Kami sepakat bertemu di New York dan pertemuan ini dapat mengubah banyak hal. Ada momentum diplomatik," kata Zelenskyy melalui X.

Zelenskyy Siapkan Gagasan Deeskalasi

Zelenskyy mengatakan dirinya memiliki sejumlah gagasan terkait deeskalasi situasi di Ukraina.

Ia juga menyebut isu keamanan energi dan pangan sebagai bagian dari hal yang akan dibahas.

Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha sebelumnya mengatakan pada 17 September bahwa Kiev sedang mempersiapkan kemungkinan pertemuan antara Zelenskyy dan Trump di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York.

Kepala Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina Rustem Umerov mengatakan pertemuan Trump dan Zelenskyy kemungkinan berlangsung pada Selasa, sebagaimana dilaporkan portal berita Axios.

Pertemuan Berlangsung di Tengah Sidang Majelis Umum PBB

Sesi ke-81 Majelis Umum PBB secara resmi dibuka di New York pada 8 September 2026.

Rangkaian kegiatan tersebut mencakup Pekan Tingkat Tinggi Majelis Umum PBB dengan debat umum tingkat tinggi yang dijadwalkan berlangsung pada 22–26 September dan 28 September.

Rusia dijadwalkan diwakili Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov yang akan menyampaikan pidato pada 26 September.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026