
Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melalui Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) menyalurkan 16.000 liter air bersih dan paket logistik kepada warga terdampak kekeringan di Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Banten.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Idy Muzayyad mengatakan bantuan air bersih tersebut didistribusikan ke dua lokasi terdampak.
Sebanyak 8.000 liter air disalurkan kepada 93 kepala keluarga atau 368 jiwa di RT 02/RW 01.
Sebanyak 8.000 liter lainnya diberikan kepada 86 kepala keluarga atau 312 jiwa di RT 09/RW 04.
"Sinergi Baznas bersama para pihak ini merupakan bentuk gotong royong dalam merespons cepat kebutuhan darurat air bersih dan logistik bagi warga Keranggan," katanya dalam keterangan di Jakarta, Senin (21/9/2026).
Baznas Salurkan Logistik kepada 50 Keluarga
Selain air bersih, Baznas menyalurkan paket logistik keluarga dan daging kaleng kepada 50 kepala keluarga di Kelurahan Keranggan.
"Penyerahan bantuan ini merupakan komitmen Baznas dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang membutuhkan akses air bersih dan pangan," ujar Idy.
Direktur Pendistribusian Baznas RI Ahmad Fikri menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan gerak cepat Tim BTB dalam menangani krisis air bersih yang dialami masyarakat.
"Baznas melalui BTB akan selalu hadir bergerak cepat di lokasi terdampak guna memastikan kebutuhan darurat air bersih dan pangan masyarakat dapat tertangani dengan cepat," ucap dia.
BMKG Ungkap Sejumlah Wilayah Berpotensi Kekeringan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan sejumlah wilayah Indonesia berpotensi mengalami kekeringan pada Dasarian II September atau periode 11–20 September 2026.
Wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan tersebar terutama di Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian Kalimantan, Sulawesi, hingga Maluku.
- Penulis :
- Aditya Yohan




