
Pantau - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di New York pada Selasa untuk membahas kerja sama keamanan, penguatan pertahanan udara, serta paket dukungan bagi Ukraina menghadapi musim dingin.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas upaya menyediakan tambahan sistem pertahanan udara SAMP/T dan rudal bagi Ukraina.
Zelenskyy melalui platform media sosial X mengatakan penyediaan sistem pertahanan udara dan rudal tersebut direncanakan menggunakan pendanaan yang tersedia dalam kerangka pinjaman Uni Eropa.
Ukraina Upayakan Produksi Sistem Pertahanan Udara
Selain memperoleh tambahan sistem pertahanan udara dan rudal, Ukraina terus mengupayakan kemungkinan memproduksi sistem tersebut di dalam negeri.
Ukraina juga berupaya memproduksi rudal serta mengembangkan program bersama anti-balistik FREYJA dengan para mitra.
“Kami terus mengupayakan kemungkinan produksi sistem pertahanan udara dan rudal semacam itu di Ukraina, serta program bersama anti-balistik FREYJA dengan para mitra. Kami mengharapkan hasil pertama tahun ini,” ungkap Zelenskyy.
Ukraina mengharapkan hasil pertama dari upaya pengembangan tersebut dapat diperoleh pada tahun ini.
Sementara itu, Macron mengatakan dirinya melakukan pembahasan “mendalam” dengan Zelenskyy mengenai situasi Ukraina, termasuk serangan Rusia terhadap infrastruktur energi negara tersebut.
Macron memperingatkan serangan terhadap infrastruktur energi Ukraina berisiko menyebabkan jutaan keluarga kehilangan akses terhadap pemanas dan listrik.
Prancis Siapkan Radar dan Rudal Pencegat
Macron menegaskan Prancis akan tetap mendukung Ukraina dalam menghadapi musim dingin, sementara kelompok energi G7 juga akan dimobilisasi untuk memberikan dukungan.
“Prancis akan berdiri bersama Ukraina menghadapi musim dingin, dan kelompok energi G7 juga akan dimobilisasi untuk mendukungnya,” kata Macron.
Macron juga mengumumkan Paris dan Kyiv telah menandatangani kontrak terkait pengiriman radar untuk memperkuat kemampuan pertahanan Ukraina.
Prancis turut menyediakan rudal pencegat yang ditujukan untuk memperkuat sistem pertahanan udara Ukraina.
Selain pembicaraan dengan Zelenskyy, Macron mengatakan dirinya telah membahas dukungan bagi Ukraina dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Pembicaraan Macron dengan Trump turut mencakup kemungkinan gencatan senjata di sektor energi serta penerapan moratorium di Laut Hitam.
- Penulis :
- Arian Mesa




