
Pantau - Pemerintah Tiongkok memecat dua jenderal senior, Zhang Youxia dan Liu Zhenli, dari keanggotaan militer dan Partai Komunis China (PKC) karena dinilai melakukan pelanggaran berat terhadap disiplin serta diduga melakukan tindak pidana berkaitan dengan jabatan.
Zhang sebelumnya menjabat Wakil Ketua Komisi Militer Pusat atau Central Military Commission (CMC), badan komando militer tertinggi China, dan berada pada posisi kedua setelah Presiden Xi Jinping.
Sementara itu, Liu merupakan anggota CMC sekaligus Kepala Staf Departemen Staf Gabungan CMC.
Kasus keduanya telah diselidiki Komisi Inspeksi Disiplin dan Pengawasan CMC sejak Januari 2026, sebelum Zhang dan Liu dicopot dari CMC pada akhir Agustus 2026.
PKC Ungkap Pelanggaran Zhang dan Liu
Media pemerintah China memberitakan, “Berdasarkan 'Peraturan Partai Komunis China tentang Sanksi Disiplin dan ketentuan terkait lainnya, setelah dibahas dalam rapat tetap Komisi Militer Pusat dan diajukan untuk dibahas dalam rapat Biro Politik Komite Sentral, diputuskan untuk memecat Zhang Youxia dan Liu Zhenli dari keanggotaan partai.”
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang diberitakan media pemerintah China, Zhang dan Liu disebut “mengkhianati cita-cita awal dan misi mereka, menjauh dari partai secara pemikiran dan tindakan, kehilangan prinsip kepartaian, serta melanggar batas-batas yang tidak boleh dilampaui”.
Media pemerintah China juga menyebut keduanya melakukan pelanggaran berat terhadap disiplin politik dan organisasi serta membentuk kelompok-kelompok kecil di lingkungan mereka.
“Keduanya melakukan pelanggaran berat terhadap disiplin dan aturan politik, membentuk kelompok-kelompok kecil, serta tidak setia dan tidak jujur kepada partai; melakukan pelanggaran berat terhadap disiplin organisasi dengan memanfaatkan jabatan untuk membantu orang lain memperoleh promosi jabatan dan keuntungan lainnya serta menerima uang dalam jumlah sangat besar,” demikian pemberitaan media pemerintah China.
Zhang dan Liu juga disebut melakukan pelanggaran berat terhadap disiplin integritas berupa penerimaan hadiah dan uang yang dinilai tidak sesuai dengan aturan.
Keduanya turut disebut melanggar disiplin kerja karena tidak menjalankan tanggung jawab politik untuk menegakkan tata kelola partai secara menyeluruh dan ketat.
Pelanggaran disiplin kehidupan pribadi juga disebut terjadi karena Zhang dan Liu dinilai lalai dalam mendidik serta mengawasi kerabat dan staf di sekitar mereka.
Pemberitaan tersebut tidak menjelaskan secara terperinci identitas staf maupun jumlah uang yang disebut diterima kedua jenderal tersebut.
Media pemerintah China menyatakan persoalan politik dan ekonomi saling berkaitan dalam perkara tersebut.
“Korupsi dan pengumpulan kekayaan berjalan bersamaan dengan kelalaian serta penyalahgunaan tugas. Nilai perkara sangat besar, sifat pelanggarannya amat serius, dan dampaknya sangat buruk,” demikian disebutkan dalam pemberitaan tersebut.
Dugaan Pidana Diserahkan ke Kejaksaan Militer
Dugaan tindak pidana yang melibatkan Zhang dan Liu selanjutnya diserahkan kepada kejaksaan militer untuk menjalani pemeriksaan dan proses penuntutan sesuai hukum yang berlaku.
Sanksi pemecatan keduanya dari keanggotaan PKC selanjutnya akan disahkan dalam sidang pleno Komite Sentral.
“Penanganan tegas terhadap Zhang Youxia dan Liu Zhenli sepenuhnya menunjukkan sikap jelas Komite Sentral Partai dan Komisi Militer Pusat untuk meneruskan perjuangan melawan korupsi hingga tuntas. Pemberantasan korupsi tidak mengenal area terlarang, mencakup semua pihak, dan menerapkan 'zero tolerance', tidak boleh ada tempat persembunyian bagi pelaku korupsi di tubuh militer,” demikian dinyatakan dalam pengumuman mengenai kasus tersebut.
Setelah pemecatan Zhang dan Liu, CMC disebut hanya menyisakan Presiden Xi Jinping dan Zhang Shengmin.
Zhang Shengmin merupakan jenderal Pasukan Roket Tentara Pembebasan Rakyat atau People's Liberation Army (PLA) yang menjabat Wakil Ketua Kedua CMC sekaligus Wakil Sekretaris Komisi Pusat Inspeksi Disiplin.
Zhang Youxia Punya Pengalaman Tempur
Zhang Youxia dan Liu Zhenli mulai menduduki jabatan mereka pada 12 Maret 2023 saat Kongres Rakyat Nasional atau National People's Congress (NPC) ke-14.
Selain menduduki posisi tinggi di lingkungan militer, Zhang pernah menjadi anggota Politbiro PKC dan termasuk salah satu dari sedikit perwira tinggi China yang memiliki pengalaman tempur langsung.
Zhang memperoleh pengalaman tempur ketika berada di garis depan dalam perang perbatasan dengan Vietnam pada 1979 dan kembali bertempur melawan Vietnam pada 1984.
Pada dekade 1980-an, Zhang pernah ditampilkan partai sebagai bukti bahwa generasi muda Tiongkok berikutnya akan tetap setia terhadap revolusi, sedangkan karier militernya berkembang cepat setelah keterlibatannya dalam pertempuran.
Xi sebelumnya pernah menyebut praktik korupsi sebagai “ancaman terbesar” bagi PKC.
“Perjuangan melawan korupsi tetap menjadi masalah yang serius dan rumit,” ujar Xi.
Pengumuman pemecatan Zhang dan Liu muncul beberapa hari sebelum Xi dijadwalkan bertolak ke Amerika Serikat untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Donald Trump.
Pengumuman itu juga muncul beberapa minggu menjelang pertemuan penting PKC pada Oktober 2026 yang dijadwalkan membahas tata kelola dan disiplin internal partai.
- Penulis :
- Shila Glorya




