
Pantau - Isu Palestina menjadi salah satu topik utama dalam pidato sejumlah delegasi internasional pada Sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), menurut juru bicara kepresidenan Palestina Nabil Abu Rudeineh.
Sidang ke-81 Majelis Umum PBB resmi dibuka di New York pada 8 September 2026, sementara debat umum dijadwalkan berlangsung pada 22-26 September dan 28 September.
“Upaya mencegah Presiden Mahmoud Abbas ikut dalam Sidang Majelis Umum PBB dan berbicara atas nama Negara Palestina telah gagal karena isu Palestina telah menjadi topik utama dalam pidato delegasi Arab dan internasional,” kata Abu Rudeineh seperti dikutip kantor berita Palestina WAFA, Rabu (23/9/2026).
Palestina Klaim Dukungan Internasional
Abu Rudeineh mengatakan perwakilan sejumlah negara Arab, negara-negara Islam, dan negara lainnya menegaskan dukungan terhadap hak rakyat Palestina atas kebebasan dan kemerdekaan dalam Sidang Majelis Umum PBB.
“Palestina terus terwakili di kancah internasional, meskipun terdapat upaya untuk membatasi partisipasinya dalam kegiatan PBB,” kata Abu Rudeineh.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah terbatasnya kehadiran langsung Presiden Palestina Mahmoud Abbas dalam rangkaian Sidang Majelis Umum PBB di New York.
Abbas Dijadwalkan Berpidato Lewat Video
Amerika Serikat disebut untuk kedua kalinya secara berturut-turut tidak memberikan visa kepada Mahmoud Abbas untuk menghadiri Sidang Majelis Umum PBB secara langsung di New York.
Majelis Umum PBB pada 17 September mengizinkan Abbas menyampaikan pidato melalui sambungan video seperti yang dilakukan setahun sebelumnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




