HOME  ⁄  Geopolitik

Bill Gates Soroti Bahaya AI Tanpa Perlindungan, Waspadai Bioterorisme hingga Penipuan Finansial

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Bill Gates Soroti Bahaya AI Tanpa Perlindungan, Waspadai Bioterorisme hingga Penipuan Finansial
Foto: (Sumber :Pendiri Microsoft sekaligus tokoh filantropi dunia Bill Gates menjawab pertanyaan beberapa taipan dan filantropi Indonesia saat mereka bertemu di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (7/5/2025), dalam rangkaian pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Bill Gates. (ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden).)

Pantau - Salah seorang pendiri Microsoft Bill Gates menilai penggunaan kecerdasan artifisial (AI) tanpa perlindungan dan kemampuan pemantauan yang memadai sebagai tindakan tidak bertanggung jawab karena teknologi tersebut berpotensi disalahgunakan oleh pihak dengan niat buruk.

Gates menyebut salah satu kekhawatiran terbesar adalah pemanfaatan kemampuan AI untuk membantu aksi bioterorisme maupun melakukan penipuan finansial dalam skala besar.

“Hal paling berbahaya yang kita hadapi saat ini adalah orang-orang dengan niat buruk yang menggunakan AI. Tidak pernah ada senjata sekuat kombinasi orang dengan niat buruk menggunakan alat AI terbaru,” kata Gates dalam wawancara program Meet the Press yang dikutip Engadget, Minggu (27/9/2026) waktu setempat.

Gates Tanggapi Usulan Kill Switch AI

Pernyataan tersebut disampaikan Gates ketika ditanya mengenai pendekatan kill switch untuk membatasi AI yang diusulkan Gubernur California Gavin Newsom di tengah perkembangan teknologi tersebut.

Gates menyatakan tidak ingin menentang konsep kill switch, tetapi menilai langkah tersebut tidak akan mengatasi ancaman yang lebih dekat berupa penyalahgunaan AI oleh pihak dengan niat buruk.

Menurut Gates, perhatian juga perlu diberikan terhadap sistem perlindungan dan pemantauan yang dapat mengurangi risiko penyalahgunaan teknologi AI.

Gates Dukung Regulasi dan Pengamanan AI

Gates mendukung keterlibatan aparat penegak hukum dan politikus dalam pembahasan mengenai bentuk perlindungan serta pemantauan yang perlu diterapkan perusahaan pengembang AI.

Menurut mantan eksekutif Microsoft tersebut, penerapan perlindungan akan menambah beban operasional industri, tetapi tidak akan menyebabkan “perlambatan dramatis” terhadap pengembangan teknologi yang sedang dilakukan.

Gates juga menyuarakan dukungan terhadap pengamanan dan regulasi yang lebih ketat di tengah pembahasan mengenai laju pengembangan teknologi kecerdasan artifisial.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026