HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Mengatakan Isu Keselamatan AI Tak Banyak Dibahas dalam Pertemuan dengan Xi Jinping

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Trump Mengatakan Isu Keselamatan AI Tak Banyak Dibahas dalam Pertemuan dengan Xi Jinping
Foto: (Sumber :Presiden Xi Jinping melakukan pertemuan dengan Presiden Donald Trump di Gedung Putih pada Kamis (24/9/2026). ANTARA/HO-Pemerintah China.)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan isu keselamatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) tidak banyak dibahas dalam pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping di Gedung Putih pada pekan sebelumnya.

Trump menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah acara di Washington pada Selasa (29/9), setelah Amerika Serikat dan China sebelumnya menyebut dialog mengenai risiko dan manfaat AI sebagai salah satu hasil pertemuan kedua pemimpin.

“Kami membicarakannya, tetapi tidak terlalu banyak karena saya tidak ingin melakukan apa pun. Kami memimpin, jadi mengapa saya harus melakukan sesuatu?” kata Trump.

“Banyak orang mengatakan mari kita melakukannya bersama China, tetapi kemudian mereka akan dapat segera mengakses hal-hal yang kita tahu, dan mereka tak tahu,” ucapnya.

Trump Soroti Pengawasan Mandiri Perusahaan AI

Setelah bertemu dengan sekitar 20 pemimpin perusahaan AI dan teknologi besar Amerika Serikat di Gedung Putih, Trump kembali menyampaikan pandangannya mengenai pengaturan pengembangan teknologi tersebut.

“Saya pikir saya melihat pengawasan mandiri yang luar biasa, dan mereka memahami bahwa mereka harus melakukan pengawasan mandiri,” kata Trump.

Trump mengatakan dirinya bersama sejumlah peserta pertemuan telah menandatangani kesepakatan AI yang disebutnya “mengikat secara moral”.

Kesepakatan sukarela tersebut memuat komitmen agar perusahaan pengembang model AI terdepan menerapkan praktik keselamatan, termasuk pengendalian internal untuk mencegah peretasan yang tidak disengaja dan risiko lainnya serta melibatkan pihak ketiga dalam penilaian independen.

Pimpinan Anthropic, Google, Meta, Nvidia, OpenAI, dan xAI disebut menandatangani kesepakatan tersebut.

Perusahaan Sepakat Kembangkan Standar Keselamatan

Kesepakatan itu juga menyebut perusahaan peserta akan bertemu secara berkala untuk mengembangkan standar dan praktik terbaik dalam meningkatkan keamanan sistem AI.

CEO Anthropic Dario Amodei dalam pertemuan tersebut menyampaikan kekhawatiran mengenai risiko perkembangan AI dan menyerukan kehati-hatian terhadap laju pengembangannya.

“Saya pikir teknologi ini memiliki risiko yang sangat nyata, dan mekanisme untuk mengatasi risiko tersebut masih dalam pembahasan,” kata Amodei.

Trump juga mengatakan kepada wartawan bahwa dirinya mempertimbangkan pembentukan komite bersama perusahaan-perusahaan tersebut untuk mengawasi keamanan perangkat AI.

Informasi mengenai pernyataan Trump, pertemuan dengan Xi, dan kesepakatan perusahaan AI dalam artikel ini bersumber dari materi berita yang diberikan, sementara verifikasi independen terkini tidak dapat dilakukan karena fasilitas pencarian web tidak tersedia dalam sesi ini.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026