
Pantau - Kelompok Tujuh (G7) berkoordinasi dengan Badan Energi Internasional (IEA) akan melepaskan hingga 100 juta barel solar dan cadangan minyak selama empat bulan ke depan sebagai bagian dari upaya menghadapi tantangan ketahanan energi.
Rencana tersebut disampaikan melalui pernyataan bersama para pemimpin G7 yang dirilis Istana Elysee, Prancis, Jumat (2/10/2026).
Para pemimpin G7 menggelar pertemuan secara virtual pada hari yang sama untuk membahas meningkatnya tantangan terhadap ketahanan energi.
G7 Koordinasikan Pemeliharaan Kilang Minyak
Berdasarkan pernyataan tersebut, G7 akan mengoordinasikan jadwal pemeliharaan kilang minyak untuk mencegah penghentian kapasitas secara bersamaan.
Kelompok tersebut juga berencana meningkatkan tingkat pemanfaatan kilang untuk sementara waktu apabila kondisi memungkinkan.
Langkah pelepasan cadangan dan pengaturan operasional kilang diarahkan untuk merespons tekanan terhadap ketahanan energi yang dibahas dalam pertemuan para pemimpin G7.
Negara G7 Sepakat Hindari Pembatasan Ekspor
G7 kembali menegaskan komitmen untuk tidak menerapkan pembatasan ekspor energi dan produk energi di antara negara-negara anggotanya.
Para pemimpin G7 juga menyerukan kepada seluruh produsen agar tidak memberlakukan larangan yang dapat memperburuk ketegangan di pasar energi.
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan seusai pertemuan bahwa G7 telah sepakat untuk tidak memberlakukan pembatasan maupun larangan ekspor di antara negara anggotanya.
Macron menambahkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga telah menyampaikan sikap tersebut dengan "sangat jelas."
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




