
Pantau - Duta Besar Yaman untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Abdullah Al-Saadi menyatakan kelompok Houthi telah memperluas serangan ke Arab Saudi dengan menargetkan bandara, fasilitas sipil, serta aset ekonomi, sehingga mendesak Dewan Keamanan PBB mengambil tindakan tegas terhadap eskalasi konflik tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Al-Saadi dalam pidato atas nama Pemerintah Yaman pada sidang terbuka Dewan Keamanan PBB yang membahas situasi keamanan dan kemanusiaan di Yaman.
Al-Saadi menuduh kelompok Houthi sengaja meningkatkan serangan untuk menciptakan kekacauan sekaligus mengalihkan perhatian dari berbagai pelanggaran yang menurutnya telah dilakukan terhadap rakyat Yaman.
Ia juga mengaitkan tindakan kelompok tersebut dengan kepentingan Iran di kawasan Timur Tengah.
Yaman Tuduh Houthi Targetkan Fasilitas Sipil Arab Saudi
Al-Saadi mengatakan perluasan serangan Houthi terhadap Arab Saudi mencakup sejumlah infrastruktur penting, termasuk bandara dan fasilitas ekonomi.
Menurutnya, serangan terhadap fasilitas sipil menunjukkan ancaman yang ditimbulkan kelompok tersebut terhadap keamanan kawasan.
Ia menilai eskalasi itu tidak hanya berdampak pada Arab Saudi, tetapi juga memperburuk situasi konflik yang telah berlangsung bertahun-tahun di Yaman.
Dalam pidatonya, Al-Saadi meminta masyarakat internasional tidak mengabaikan ancaman terhadap warga sipil dan fasilitas penting akibat konflik tersebut.
Pernyataan mengenai sasaran serangan dan keterlibatan Iran itu merupakan tuduhan yang disampaikan perwakilan Pemerintah Yaman dalam forum PBB.
Yaman Minta Perlindungan Laut Merah dan Selat Bab al-Mandeb
Selain menyoroti serangan terhadap Arab Saudi, Al-Saadi menekankan pentingnya menjaga keamanan jalur pelayaran internasional di Laut Merah dan Selat Bab al-Mandeb.
Ia menjelaskan bahwa Angkatan Bersenjata Yaman dengan dukungan koalisi pimpinan Arab Saudi sedang berupaya mempertahankan keamanan kawasan perairan tersebut.
Menurutnya, kedua jalur perairan itu memiliki peran penting bagi perdagangan dan perekonomian global.
"Jika kebebasan navigasi merupakan kepentingan bersama, maka melindunginya juga merupakan tanggung jawab bersama, dan rakyat Yaman tidak boleh dibiarkan menanggung beban tersebut sendirian," tegasnya.
Al-Saadi meminta negara-negara anggota PBB ikut bertanggung jawab menjaga kebebasan navigasi dan keamanan jalur perdagangan internasional.
Dewan Keamanan PBB Didesak Tegakkan Resolusi 2216
Al-Saadi mendesak Dewan Keamanan PBB meminta pertanggungjawaban kelompok Houthi atas peningkatan ketegangan di kawasan.
Ia juga meminta pelaksanaan berbagai resolusi Dewan Keamanan dilakukan secara efektif, terutama Resolusi 2216 yang berkaitan dengan konflik Yaman.
Menurutnya, diperlukan langkah konkret untuk membatasi jaringan pendanaan dan penyelundupan yang diduga mendukung aktivitas kelompok Houthi.
Langkah tersebut mencakup penghentian aliran senjata, teknologi, keahlian, komponen militer, serta barang dengan penggunaan ganda yang berpotensi dimanfaatkan untuk kepentingan militer.
Al-Saadi turut meminta pertanggungjawaban pihak-pihak yang menurutnya memberikan dukungan kepada kelompok Houthi, khususnya Iran.
Ia menyerukan peningkatan kerja sama internasional dengan Pemerintah Yaman untuk menindak jaringan penyelundupan dan pendanaan yang dinilai memperburuk konflik.
Yaman Apresiasi Bantuan Ekonomi dan Kemanusiaan Arab Saudi
Dalam kesempatan yang sama, Al-Saadi menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Arab Saudi kepada Pemerintah Yaman.
Bantuan tersebut mencakup dukungan terhadap lembaga negara dan perekonomian nasional Yaman yang tengah menghadapi tekanan ekonomi serta krisis kemanusiaan.
Ia menyebut Arab Saudi telah mengalokasikan tambahan dana untuk membantu anggaran umum Yaman pada awal Oktober 2026.
Al-Saadi juga menyambut baik arahan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud mengenai penataan status warga Yaman yang tinggal di Arab Saudi tanpa dokumen resmi.
Arahan tersebut dikeluarkan sebagai tanggapan atas permintaan Presiden Dewan Kepemimpinan Kepresidenan Yaman Rashad Mohammed Al-Alimi.
Al-Saadi menilai kebijakan itu sebagai langkah kemanusiaan yang penting bagi warga Yaman yang berada di Arab Saudi.
Ia menegaskan bahwa tanggung jawab masyarakat internasional terhadap Yaman tidak boleh hanya berfokus pada penanganan krisis keamanan, tetapi juga harus mencakup perlindungan masyarakat yang terdampak konflik.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




