HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina Berlaku Segera, Zelensky Mengaku Belum Mengetahui Kesepakatan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina Berlaku Segera, Zelensky Mengaku Belum Mengetahui Kesepakatan
Foto: (Sumber :Presiden AS Donald Trump (kanan) dan Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri konferensi pers bersama setelah menyelesaikan pembicaraan mereka di Anchorage, Alaska, Amerika Serikat, (15/8/2025). (Xinhua/Wu Xiaoling).)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Rusia dan Ukraina telah menyepakati gencatan energi yang berlaku segera, tetapi Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengaku belum mengetahui adanya kesepakatan tersebut.

Trump menyampaikan pengumuman itu melalui akun media sosial Truth Social pada Minggu (11/10/2026), dengan menyatakan bahwa kedua negara telah mencapai persetujuan.

"Berlaku segera," tulis Trump dalam unggahannya.

Namun, pernyataan tersebut mendapat tanggapan berbeda dari Zelensky yang mengaku belum menerima informasi mengenai kesepakatan yang diumumkan Presiden AS.

Zelensky Pertanyakan Pengumuman Gencatan Energi Trump

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan kepada media Amerika Serikat, Axios, bahwa pengumuman Trump merupakan informasi baru baginya.

Pernyataan tersebut menunjukkan belum adanya konfirmasi dari pihak Ukraina mengenai kesepakatan gencatan energi yang diklaim telah disetujui kedua negara.

Meski demikian, Zelensky menyatakan Ukraina bersedia mengikuti kesepakatan apabila Rusia benar-benar menyetujuinya.

"Tetapi jika Rusia menyetujui gencatan energi, Ukraina akan menyetujuinya," kata Zelensky.

Hingga pernyataan tersebut disampaikan, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai ketentuan teknis, cakupan, maupun mekanisme pelaksanaan gencatan energi yang diumumkan Trump.

Trump Sebut Rusia Bersedia Akhiri Konflik Ukraina

Sehari sebelum mengumumkan gencatan energi, Trump menyatakan Rusia memiliki keinginan untuk mencapai kesepakatan guna mengakhiri konflik dengan Ukraina.

Dalam keterangannya pada Sabtu (10/10/2026), Trump menuding Zelensky tidak bersedia menerima penyelesaian yang telah dirundingkan.

"Saya rasa Rusia ingin mencapai kesepakatan," kata Trump kepada awak media.

Trump kemudian menambahkan bahwa "tetapi entah apa alasannya, Zelensky tidak ingin mencapai kesepakatan".

Ia juga menyerukan agar Ukraina menggelar pemilihan umum untuk memilih pemimpin yang dinilainya dapat mencapai kesepakatan dengan Moskow.

Pernyataan tersebut merupakan pandangan Trump mengenai proses penyelesaian konflik, sementara sikap Zelensky terhadap pengumuman gencatan energi masih bersifat bersyarat.

Trump dan Putin Bahas Pasokan Solar ke Pasar Global

Sebelumnya, pada Jumat (9/10/2026), Trump mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin terkait pasokan bahan bakar solar.

Menurut pengumuman tersebut, Rusia akan memasok solar ke Amerika Serikat dan pasar global.

Pada hari yang sama, Kremlin menyatakan bahwa serangan pesawat nirawak Ukraina ketika pemilihan anggota parlemen Rusia berlangsung telah menghambat peluang dimulainya kembali perundingan perdamaian dalam waktu dekat.

Situasi tersebut menjadi latar belakang pengumuman gencatan energi oleh Trump di tengah belum adanya kepastian mengenai kelanjutan proses perdamaian Rusia dan Ukraina.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026