HOME  ⁄  Geopolitik

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Kim Jong Un saat Kunjungan ke Asia November 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Kim Jong Un saat Kunjungan ke Asia November 2026
Foto: (Sumber :Arsip foto - Presiden AS Donald Trump (kanan) berjabat tangan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri). /ANTARA/Andolu/HO-Kemkominfo Singapura/pri.)

Pantau - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan kemungkinan bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un saat melakukan kunjungan ke Asia pada pertengahan November 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump kepada wartawan di Gedung Putih pada Senin (12/10/2026), ketika ditanya mengenai peluang pertemuan dengan Kim dalam rangkaian perjalanan internasionalnya.

Trump mengaku masih memiliki hubungan baik dengan pemimpin Korea Utara tersebut meskipun belum ada kepastian mengenai rencana pertemuan keduanya.

"Mungkin saja. Itu akan menarik, bukan? Saya memiliki hubungan yang baik dengannya," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih.

Dalam kunjungan tersebut, Trump dijadwalkan menghadiri pertemuan ekonomi regional di China dan berpeluang melanjutkan perjalanan ke Filipina.

Trump Berencana Hadiri KTT APEC di China

Presiden Donald Trump dijadwalkan mengunjungi Shenzhen, China, pada November 2026 untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda diplomatik Amerika Serikat di kawasan Asia.

Selain China, Trump juga berpeluang mengunjungi Manila, Filipina, yang akan menjadi tuan rumah sejumlah pertemuan antara Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dan negara-negara mitranya.

Di tengah rencana perjalanan tersebut, Trump kembali membuka kemungkinan melakukan pertemuan langsung dengan Kim Jong Un.

Namun, Trump belum menyampaikan kepastian mengenai waktu maupun lokasi pertemuan dengan pemimpin Korea Utara tersebut.

Trump dan Kim Jong Un Pernah Bertemu Tiga Kali

Donald Trump dan Kim Jong Un sebelumnya telah mengadakan tiga pertemuan langsung selama masa jabatan pertama Trump sebagai Presiden Amerika Serikat.

Pertemuan pertama berlangsung di Singapura pada 2018 dan menjadi peristiwa bersejarah dalam hubungan diplomatik kedua negara.

Saat itu, Trump menjadi presiden Amerika Serikat pertama yang sedang menjabat dan bertemu langsung dengan pemimpin Korea Utara.

Dalam pertemuan tersebut, Trump dan Kim berjabat tangan serta menyepakati upaya menuju denuklirisasi penuh di Semenanjung Korea.

Keduanya kemudian kembali bertemu sebanyak dua kali pada 2019 untuk melanjutkan pembahasan hubungan bilateral dan persoalan nuklir Korea Utara.

Namun, rangkaian pertemuan tersebut tidak menghasilkan kesepakatan akhir mengenai program nuklir Korea Utara.

Setelah perundingan tersebut, Korea Utara terus memperkuat kemampuan rudal dan nuklirnya.

Trump Kembali Dorong Pertemuan dengan Pemimpin Korea Utara

Keinginan Trump untuk kembali bertemu Kim Jong Un telah beberapa kali disampaikan sejak dirinya menjalani masa jabatan kedua sebagai Presiden Amerika Serikat.

Ketika melakukan kunjungan pertamanya ke Asia pada masa jabatan kedua sekitar setahun lalu, Trump juga mengungkapkan keinginan untuk mengadakan pertemuan kembali dengan Kim.

Pada Agustus 2026, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa dirinya memperkirakan dapat bertemu dengan pemimpin Korea Utara sebelum akhir tahun.

Meski demikian, Trump saat itu tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai rencana maupun persiapan pertemuan tersebut.

Pernyataan terbaru Trump pada Oktober 2026 kembali menunjukkan adanya kemungkinan komunikasi langsung antara kedua pemimpin.

Hingga kini, belum ada pengumuman resmi mengenai kesepakatan penyelenggaraan pertemuan Trump dan Kim Jong Un dalam kunjungan ke Asia pada November mendatang.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026