HOME  ⁄  Geopolitik

China Luncurkan Roket CERES-1 Y8 dari Laut Shandong, Satelit Baru Akan Dukung Pengindraan Jauh Komersial

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

China Luncurkan Roket CERES-1 Y8 dari Laut Shandong, Satelit Baru Akan Dukung Pengindraan Jauh Komersial
Foto: (Sumber :Roket pembawa CERES-1 Y8 yang membawa satelit barudiluncurkan dari perairan laut dekat kota Rizhao, Shandong, China timur, Rabu (21/10/2026). ANTARA/XINHUA/Wang Yan.)

Pantau - China berhasil meluncurkan roket pembawa CERES-1 Y8 dari perairan dekat Kota Rizhao, Provinsi Shandong, China timur, Rabu (21/10/2026), untuk membawa satelit baru menuju orbit yang telah ditentukan.

Peluncuran roket tersebut berlangsung pada pukul 10.39 WIB dan dilaksanakan di bawah penanganan Pusat Peluncuran Satelit Taiyuan.

Satelit yang dibawa roket CERES-1 Y8 akan digunakan terutama untuk kegiatan pengindraan jauh komersial.

Berdasarkan laporan Science and Technology Daily, satelit tersebut dirancang untuk menyediakan layanan bagi Kawasan Teluk Besar Guangdong-Hong Kong-Makau di China selatan serta wilayah lintang rendah sepanjang Jalur Sutra Maritim.

Peluncuran ini sekaligus menandai misi ketujuh berbasis laut dalam rangkaian peluncuran roket CERES-1.

Roket CERES-1 Y8 Diluncurkan dari Perairan Shandong

Peluncuran roket CERES-1 Y8 dilakukan dari wilayah perairan dekat Kota Rizhao yang berada di Provinsi Shandong, China bagian timur.

Roket tersebut membawa satelit baru yang ditujukan untuk mendukung layanan pengindraan jauh komersial.

Operasi peluncuran ditangani oleh Pusat Peluncuran Satelit Taiyuan sebagai bagian dari kegiatan antariksa China.

Roket lepas landas pada Rabu pagi pukul 10.39 WIB dengan tujuan menempatkan satelit pada orbit yang telah direncanakan.

Misi tersebut merupakan peluncuran berbasis laut ketujuh yang menggunakan roket dari seri CERES-1.

Satelit Baru Layani Guangdong, Hong Kong, Makau, dan Jalur Sutra Maritim

Satelit yang dibawa CERES-1 Y8 diproyeksikan mendukung kebutuhan layanan pengindraan jauh untuk kepentingan komersial.

Menurut laporan Science and Technology Daily, salah satu wilayah yang menjadi sasaran layanan adalah Kawasan Teluk Besar Guangdong-Hong Kong-Makau.

Kawasan tersebut berada di China selatan dan menjadi salah satu wilayah yang akan memperoleh dukungan layanan dari satelit baru itu.

Selain kawasan tersebut, layanan satelit juga diarahkan untuk menjangkau daerah-daerah lintang rendah di sepanjang Jalur Sutra Maritim.

Pengindraan jauh merupakan teknologi pengumpulan informasi mengenai permukaan Bumi dari jarak jauh menggunakan perangkat pengamatan, termasuk satelit.

Galactic Energy Catat 23 Peluncuran Orbital dan 90 Satelit Komersial

Roket CERES-1 dikembangkan oleh perusahaan antariksa China, Galactic Energy.

Berdasarkan laporan yang sama, perusahaan tersebut telah berhasil melaksanakan 23 peluncuran orbital hingga saat ini.

Melalui rangkaian peluncuran tersebut, Galactic Energy telah menempatkan total 90 satelit komersial ke orbit yang telah ditentukan.

Peluncuran CERES-1 Y8 dari perairan Shandong menambah catatan misi berbasis laut dalam pengembangan roket tersebut.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026