
Pantau - Gedung Putih menyatakan pemerintah Amerika Serikat akan menerbitkan visa bagi politikus sayap kanan Brasil, Flavio Bolsonaro, beserta keluarganya setelah ia kalah dalam pemilihan presiden Brasil yang dimenangi petahana Luiz Inacio Lula da Silva.
Kepastian tersebut disampaikan seorang juru bicara Gedung Putih kepada kantor berita RIA Novosti menyusul laporan bahwa Flavio Bolsonaro meninggalkan Brasil menuju Amerika Serikat pada Selasa (27/10/2026).
"Departemen Luar Negeri AS akan mengeluarkan visa untuk Flavio Bolsonaro dan keluarganya, serta mengizinkan mereka masuk ke Amerika Serikat," kata jubir tersebut kepada RIA Novosti.
Pernyataan itu muncul setelah putaran kedua pemilihan presiden Brasil pada Minggu (25/10/2026) menghasilkan kemenangan bagi Lula da Silva.
Flavio Bolsonaro Dilaporkan Tinggalkan Brasil Setelah Pilpres
Flavio Bolsonaro dilaporkan meninggalkan Brasil menggunakan pesawat menuju Amerika Serikat pada Selasa (27/10/2026).
Keberangkatannya terjadi dua hari setelah pelaksanaan putaran kedua pemilihan presiden Brasil.
Dalam pemungutan suara tersebut, Presiden petahana Luiz Inacio Lula da Silva dinyatakan sebagai pemenang.
Flavio Bolsonaro sebelumnya dilaporkan tidak bersedia mengakui hasil pemilihan presiden tersebut.
Ia juga disebut berencana mengupayakan pembatalan hasil pemilu setelah kekalahannya.
Namun, informasi yang tersedia belum menjelaskan langkah hukum yang telah ditempuh Bolsonaro untuk menggugat hasil pemilihan tersebut.
Pemerintah AS Akan Terbitkan Visa bagi Keluarga Bolsonaro
Juru bicara Gedung Putih memastikan bahwa Departemen Luar Negeri Amerika Serikat akan mengeluarkan visa bagi Flavio Bolsonaro dan anggota keluarganya.
Dengan penerbitan dokumen tersebut, mereka akan memperoleh izin untuk memasuki wilayah Amerika Serikat sesuai ketentuan keimigrasian yang berlaku.
Meski demikian, Gedung Putih belum merinci jenis visa yang akan diberikan maupun masa berlaku izin masuk tersebut.
Belum ada pula keterangan mengenai apakah Bolsonaro telah mengajukan permohonan perlindungan khusus kepada pemerintah Amerika Serikat.
Pernyataan Gedung Putih sejauh ini hanya memastikan rencana penerbitan visa dan pemberian izin masuk bagi Bolsonaro beserta keluarganya.
Lula da Silva Menangi Putaran Kedua Pilpres Brasil
Pemilihan presiden Brasil memasuki putaran kedua pada Minggu (25/10/2026) dengan Luiz Inacio Lula da Silva keluar sebagai pemenang.
Hasil tersebut menjadi latar belakang perkembangan politik yang melibatkan Flavio Bolsonaro setelah pemungutan suara.
Bolsonaro pada awalnya menolak mengakui hasil pemilihan dan menyatakan keinginan untuk mengupayakan pembatalannya.
Sehari setelah pemilihan, perkembangan situasi politik Brasil menjadi perhatian menyusul laporan keberangkatan Bolsonaro ke Amerika Serikat.
Pada Selasa (27/10/2026), Bolsonaro dilaporkan telah meninggalkan Brasil melalui jalur udara.
Gedung Putih kemudian mengonfirmasi bahwa pemerintah Amerika Serikat akan memberikan visa kepada Bolsonaro dan keluarganya.
Hingga laporan ini disampaikan, belum ada informasi lebih lanjut mengenai tanggapan pemerintah Brasil terhadap keputusan Amerika Serikat tersebut.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




