HOME  ⁄  Hiburan

Aku Jeje Menghadirkan Perspektif Baru Lewat Single "Ceritanya Jatuh Cinta" yang Ringan dan Penuh Makna

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Aku Jeje Menghadirkan Perspektif Baru Lewat Single "Ceritanya Jatuh Cinta" yang Ringan dan Penuh Makna
Foto: Aku Jeje saat media visit di ANTARA Heritage Center, Jakarta, Selasa (28/7/2026) (sumber: ANTARA/Farika Nur Khotimah)

Pantau - Musisi Aku Jeje menghadirkan sudut pandang berbeda tentang jatuh cinta melalui single terbaru berjudul Ceritanya Jatuh Cinta yang mengemas kisah romansa dalam nuansa ringan, jenaka, sekaligus mengajak pendengar berani membuka hati kembali setelah mengalami berbagai kegagalan dalam hubungan.

Terinspirasi Gaya Bermusik Gusti Irwan Wibowo

Aku Jeje mengatakan, "Aku pengin bikin lagu cinta-cintaan yang lucu-lucuan," saat menjelaskan konsep lagu yang sengaja dibuat tidak terlalu melankolis.

Jeje mengungkapkan lagu tersebut tidak lahir dari pengalaman tertentu, melainkan terinspirasi oleh gaya bermusik mendiang Gusti Irwan Wibowo yang dinilainya mampu menghadirkan karya santai dan jenaka tanpa kehilangan makna.

"Lagu ini enggak terinspirasi dari apa-apa sebenarnya. Lebih ke melihat musisi-musisi yang lucu. Contohnya almarhum Gusti Irwan Wibowo. Dia kalau manggung suka lucu, lagunya kayak ngasal padahal enggak ngasal. Ada pesannya," ungkapnya.

Mengangkat Kisah Bangkit Setelah Patah Hati

Ceritanya Jatuh Cinta mengangkat perspektif seseorang yang kembali jatuh cinta setelah berkali-kali mengalami patah hati dan turut memasukkan fenomena hubungan anak muda masa kini, seperti hubungan tanpa status (HTS), ke dalam ceritanya.

"Zaman sekarang banyak orang yang katanya 'just friend' aja ataupun HTS-an aja. Jadi lagu ini perspektifnya aku baru ketemu sama orang baru setelah berkali-kali patah hati. Aku jatuh cinta lagi setelah berkali-kali sakit hati," kata Jeje.

Salah satu lirik yang paling berkesan bagi Jeje adalah "Bayangkan betapa indahnya dunia bila menua bersama."

Jeje menegaskan makna lirik tersebut sebagai harapan membangun hubungan jangka panjang dengan mengatakan, "'Menua', ya, bukan 'mendua'. Jadi sudikah kiranya kamu untukku. Izinkan aku bisa melihatmu tertawa bahagia bersama selama-lamanya."

Melalui lagu tersebut, Jeje berharap para pendengar tidak takut membuka hati meski pernah gagal dalam hubungan.

"Buatlah harapan yang banyak. Terus hargai juga pertemuan. Karena sesakit-sakitnya kamu sebelum pertemuan itu, kamu juga akan sembuh di pertemuan selanjutnya," pesannya.

Jeje juga menilai setiap pertemuan memiliki makna yang patut disyukuri apa pun akhir dari hubungan yang dijalani.

"Semua pertemuan, mau kita ketemu orang itu nanti bakal jahat sama kita ataupun baik sama kita enggak masalah. Seenggaknya pertemuan itu adalah hal yang paling baik di hidupku dan patut disyukuri," ujarnya. 

Penulis :
Leon Weldrick