HOME  ⁄  Nasional

Pramono Bangga Jakarta Jadi Tuan Rumah Konser YE, Pemprov DKI Siapkan Pengaturan Khusus di GBK

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Pramono Bangga Jakarta Jadi Tuan Rumah Konser YE, Pemprov DKI Siapkan Pengaturan Khusus di GBK
Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat memberi sambutan di acara konferensi pers konser Ye di Balai Kota, Selasa 15/6/2026 (sumber: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri)

Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengaku bangga Jakarta dipercaya menjadi tuan rumah konser YE Live in Jakarta 2026 yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu, 24 Oktober 2026.

Pramono menilai Jakarta mendapatkan kehormatan karena konser YE tersebut menjadi bagian dari rangkaian konser untuk kawasan Asia Tenggara dan Oseania.

Menurut Pramono, penggemar YE yang akan menghadiri konser di Jakarta berasal dari berbagai negara di dunia, dengan pembeli tiket dari luar Indonesia paling banyak berasal dari Australia.

“Iya, Jakarta mendapatkan kehormatan untuk konser YE di Jakarta ini karena ini adalah konser di Asia Tenggara dan Oceania. Yang menggembirakan adalah saya juga baru kaget, penggemarnya itu dari seluruh dunia. Bahkan terbanyak yang membeli tiket kalau dari luar itu dari Australia,” kata Pramono.

Pemprov DKI Siapkan Koordinasi Dua Kegiatan Besar

Pramono berharap konser YE dapat berlangsung dengan baik dan memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan persiapan sebaik-baiknya untuk mendukung penyelenggaraan acara tersebut.

Persiapan dan koordinasi menjadi perhatian karena konser YE berlangsung pada hari yang sama dengan Jakarta Running Festival yang akan diikuti sekitar 35.000 peserta.

Dua kegiatan besar yang berlangsung bersamaan tersebut membuat Pemprov DKI Jakarta perlu melakukan pengaturan dan koordinasi secara khusus.

“Maka dengan demikian supaya pengaturannya menjadi baik nanti kami akan koordinasikan,” ujar Pramono.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Chico Hakim mengatakan kehadiran YE di GBK tidak hanya sebatas penyelenggaraan pertunjukan musik, tetapi juga menjadi bentuk pengakuan terhadap kesiapan infrastruktur Jakarta.

Menurut Chico, konser tersebut turut mencerminkan kesiapan Jakarta dari aspek keamanan dan kapasitasnya sebagai destinasi hiburan berskala dunia.

Chico menegaskan dukungan Pemprov DKI terhadap konser tersebut bersifat operasional dan berorientasi pada manfaat yang dapat dirasakan warga.

Pemprov DKI menginginkan setiap konser besar yang digelar di Jakarta dapat berlangsung aman bagi penonton dan tertib sehingga tidak mengganggu masyarakat.

Konser berskala besar juga diharapkan mampu membuka peluang kerja sekaligus memberikan pengalaman bagi para pelaku industri kreatif lokal.

“Jakarta tidak hanya menjadi panggung. Kami ingin setiap konser besar seperti ini benar-benar berbuah bagi kota: aman bagi penonton, tertib bagi warga, dan memberi kerja serta pengalaman bagi pelaku kreatif lokal,” kata Chico.

Warga Diminta Patuhi Pengaturan Lalu Lintas di Kawasan GBK

Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat dan penonton mematuhi pengaturan lalu lintas serta keamanan di kawasan GBK pada 24 Oktober 2026.

Imbauan tersebut disampaikan karena konser YE dan Jakarta Running Festival berlangsung pada hari yang sama sehingga berpotensi meningkatkan aktivitas masyarakat di kawasan tersebut.

Pemprov DKI menyatakan informasi mengenai rekayasa lalu lintas dan layanan publik akan disampaikan secara bertahap menjelang penyelenggaraan kedua kegiatan tersebut.

“Informasi resmi terkait rekayasa lalu lintas dan layanan publik akan disampaikan bertahap oleh instansi terkait,” ujar Chico.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026