HOME  ⁄  Hiburan

Seniman Turki Menghidupkan Samazen dari Kaca di Bozdağ Film Plateaus

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Seniman Turki Menghidupkan Samazen dari Kaca di Bozdağ Film Plateaus
Foto: Pertunjukan teater epik kolosal "Fire of Resurrection" atau Diriliş Ateşi di kawasan Bozdağ Film Plateaus, Riva, Beykoz, Istanbul, Turki, Sabtu (29/8/2026).

Pantau - Seniman kaca Ahmet Ozdeniz menampilkan proses pembuatan figur Samazen dari batangan kaca di Bozdağ Film Plateaus, kawasan Riva, Beykoz, Istanbul, Turki, Sabtu (29/8/2026).

Ahmet yang telah berkecimpung dalam seni kaca selama 45 tahun menggunakan sejumlah peralatan seperti penyembur api, batangan besi tahan panas berlapis cairan antilengket, dan kacamata dalam proses pembuatan karyanya.

Figur yang dibuat menggambarkan Samazen, yakni penari sufi yang melakukan tarian berputar sakral bernama Sema sebagai bagian utama ritual zikir tarekat Mevlevi.

Pemandu tur Ubeydullah Şahin menjelaskan Samazen mengangkat tangan kanan dengan telapak menghadap langit dan menurunkan tangan kiri dengan telapak menghadap bumi.

Posisi tersebut menyimbolkan penerimaan berkah dan rahmat dari Tuhan untuk disalurkan kepada umat manusia.

Figur Samazen Dibentuk dalam Hitungan Menit

Proses pembuatan dimulai dengan memanaskan ujung batangan kaca menggunakan api hingga material tersebut melunak.

Gumpalan kaca panas kemudian diputar untuk membentuk kerucut lebar yang menyerupai rok Samazen ketika mengembang saat melakukan gerakan berputar.

Batangan kaca lainnya selanjutnya dipanaskan dan disambungkan dengan bagian kerucut untuk membentuk bagian atas figur.

Ahmet juga melayani pertanyaan pengunjung selama proses pembuatan karya dengan bantuan pemandu tur yang menerjemahkan percakapan ke dalam bahasa Inggris.

Ahmet Gunakan Teknik Warisan Era Ottoman

Selain membuat Samazen, Ahmet menghasilkan karya menggunakan teknik Çeşm-i Bülbül atau Eye of Nightingale yang merupakan salah satu teknik tiup kaca dari era Kesultanan Ottoman abad ke-18.

Teknik Çeşm-i Bülbül awalnya dikembangkan oleh Mehmed Dede pada masa Sultan Selim III setelah ia dikirim ke Venesia untuk mempelajari teknik seni kaca.

Mehmed kemudian kembali ke Istanbul dan membuka workshop pertamanya di Beykoz.

Bozdağ Film Plateaus yang menjadi lokasi pertunjukan tersebut berada di area alam terbuka seluas 140 hektare di kawasan Riva, Beykoz, sisi Asia Istanbul, dekat Laut Hitam.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026