HOME  ⁄  Hukum

Polisi Temukan Barang Wisatawan Brasil yang Dicuri di Pantai Marosi

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Polisi Temukan Barang Wisatawan Brasil yang Dicuri di Pantai Marosi
Foto: (Sumber: Polisi temukan barang milik wisatawan Brasil yang dicuri oleh orang warga di Sumba Barat. ANTARA/HO-Polres Sumba Barat.)

Pantau - Kepolisian Resor Sumba Barat berhasil menemukan seluruh barang milik seorang wisatawan asal Brasil yang sebelumnya dicuri saat berwisata di Pantai Marosi, Desa Patiala Bawa, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, meski pelaku pencurian hingga kini masih dalam penyelidikan.

Kapolres Sumba Barat, Yohanis Nisa Pewali, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan kehilangan pada Kamis, 28 Mei 2026.

"Setelah menerima laporan, personel Polsek Lamboya segera melakukan penyisiran di lokasi kejadian dan melanjutkan pencarian hingga keesokan harinya," ujarnya.

Peristiwa pencurian terjadi saat korban sedang menikmati suasana Pantai Marosi dan mengambil foto aktivitas anak-anak yang bermain kuda di pesisir pantai.

Saat meninggalkan tasnya untuk memotret, seseorang yang belum diketahui identitasnya diduga mengambil tas tersebut dan melarikan diri.

Warga yang melihat kejadian itu sempat berteriak sehingga korban berusaha mengejar pelaku.

Dalam pelariannya, pelaku diduga membuang sebagian barang yang berada di dalam tas korban.

Setelah melakukan pencarian intensif, polisi berhasil menemukan seluruh barang milik korban yang terdiri atas uang tunai 300 dolar Amerika Serikat, uang tunai Rp2 juta, satu unit drone, satu unit lensa kamera, lima baterai kamera, AirPods, kartu ATM, dan kunci kontak sepeda motor.

Beberapa barang ditemukan dalam kondisi rusak, namun seluruh barang berhasil diamankan dan dikembalikan kepada korban.

Korban menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Sumba Barat atas respons cepat dan kesigapan personel dalam menangani kasus tersebut.

Korban juga memutuskan tidak melanjutkan perkara ke proses hukum karena seluruh barang miliknya telah ditemukan.

Korban dijadwalkan kembali ke Brasil pada awal Juni 2026.

Kapolres menegaskan keamanan wisatawan di wilayah Sumba Barat menjadi perhatian serius kepolisian.

Menurutnya, pengamanan dilakukan melalui kegiatan sambang rutin ke hotel dan penginapan, imbauan kepada pengelola hotel agar mengingatkan wisatawan menjaga barang bawaan, serta pendekatan kepada masyarakat untuk menjaga keamanan kawasan wisata.

"Keamanan wisatawan merupakan tanggung jawab bersama antara aparat keamanan, pelaku usaha pariwisata, dan masyarakat setempat," katanya.

Ia menambahkan pariwisata merupakan salah satu aset penting daerah sehingga keamanan wisatawan harus terus dijaga bersama.

Meski seluruh barang korban telah ditemukan, polisi tetap melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian yang hingga kini masih belum teridentifikasi.

Hingga saat ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di kawasan Pantai Marosi maupun wilayah Kabupaten Sumba Barat secara umum dilaporkan tetap aman dan kondusif, sementara aktivitas wisata berjalan normal.

Penulis :
Gerry Eka