Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Lifestyle

Asal Usul Mullet, Gaya Rambut Gibran di Debat Capres

Oleh Annisa Indri Lestari
SHARE   :

Asal Usul Mullet, Gaya Rambut Gibran di Debat Capres
Foto: Model rambut Mullet. (Pixabay)

Pantau - Gibran Rakabuming Raka melakukan potong rambut di salah satu barbershop ternama di Jakarta Selatan. Kegiatan yang mencuri perhatian warganet tersebut dibagikan oleh Gibran melalui media sosial TikTok  secara live.

Selain potong rambut, Gibran juga terlihat melakukan perawatan skincare berupa masker agar terlihat lebih rapi dan bersih. Setelah selesai potong rambut, audiens dibuat terpukau dengan gaya rambut barunya yang diketahui bernama Mullet.

Sebagai informasi, rambut model Mullet ini sempat populer di tahun 70-an oleh David Bowie dan memiliki sejarah yang sangat menarik untuk dikulik.

Dilansir dari History, sejarah rambut mullet pertama kali diperkenalkan oleh penyair Yunani kuno Homer dalam literatur The Iliad.

Literatur tersebut menggambarkan Abantes, sekelompok penombak yang berpenampilan rambut samping dipotong tapi bagian rambut belakangnya tumbuh panjang.

Menurut buku berjudul Mullet Madness karya Alan Henderson, rambut mullet dianggap praktis dan mudah beradaptasi di segala cuaca

Maka dari itu, model rambut ini masih menjadi favorit kalangan pria selama berabad-abad karena rambut ini bisa menjaga leher tetap terasa hangat dan kering.

Tapi bagi tentara legiun Roma di masa kuno, model rambut ini sangat dibenci karena mirip seperti musuh mereka saat itu, yaitu prajurit Galia di Prancis dan suku Celtic di Inggris.

Sampai berabad-abad kemudian atau di tahun 1800-an, rambut mullet ini mulai digunakan oleh suku asli Amerika.

Tapi bagi mereka, rambut ini memiliki makna tersendiri sehingga setiap sukunya harus memotong rambut mullet saat ingin melakukan ritual budaya.

DI tahun 1900-an, model rambut ini mulai ditinggalkan oleh para pria dan lebih banyak diadaptasi oleh kaum wanita.

Situasi mulai berubah di tahun 1970-an, ketika salah satu musisi ternama David Bowie yang kemudian diikuti oleh Mel Gibson, John Stamos, dan Richard Dean Anderson.

Tapi sayangnya, model rambut ini mulai meredup di tahun 1980-1990an. Bahkan banyak orang yang sempat mencemoohkan model rambut ini sebagai sebuah kesalahan mode.

Modifikasi model Mullet

Sejak tahun 1980 hingga 2000-an, banyak penata rambut mulai memodifikasi model mullet jadi lebih modern. Sampai di tahun 2013, RIhanna menggebrak dunia fashion dengan gaya rambut mullet di acara pembukaan New York Fashion Week.

Tiga tahun setelahnya, Zendaya turut tampil di karpet merah Grammy 2016 dengan gaya mullet yang lebih halus.

Di Indonesia sendiri, gaya rambut mullet sempat menjadi perbincangan hangat saat Ferdy Sambo hadir di pengadilan dengan gaya rambutnya yang sangat nyentrik di tahun 2023.

Penulis :
Annisa Indri Lestari