HOME  ⁄  Lifestyle

Asik! Peneliti Temukan Teknologi Penghapus Ingatan Buruk, Bisa Hilang Permanen?

Oleh Sofian Faiq
SHARE   :

Asik! Peneliti Temukan Teknologi Penghapus Ingatan Buruk, Bisa Hilang Permanen?
Foto: ilustrasi seorang perempuan sedang melakukan metode baru yang bisa menghilangkan ingatan buruk - gettyimages

Pantau - Sekelompok ilmuwan menemukan pendekatan baru yang menjanjikan untuk mengatasi ingatan buruk dan trauma. Mereka berupaya melemahkan atau menghapus kenangan negatif dengan memicu kenangan positif melalui proses tertentu.

"Kami menemukan bahwa prosedur ini melemahkan ingatan buruk dan memicu kenangan positif yang tidak disengaja," tulis para peneliti dalam jurnal mereka yang dikutiip dari sciencealert, Kamis (16/1/2025).

Dalam eksperimen yang dilakukan selama beberapa hari, 37 peserta diminta untuk menghubungkan kata-kata acak dengan gambar negatif. 

Kemudian, setengah dari asosiasi tersebut diubah untuk "mengganggu" kenangan buruk tersebut.

Penelitian ini cara kerjanya menggunakan gambar yang sudah dikenal, seperti cedera manusia atau hewan berbahaya dibandingkan dengan pemandangan alam yang tenang dan anak-anak yang tersenyum.

Baca juga: Feeling Blue Artinya Apa? Simak Penjelasannya di Sini!

Pada malam pertama, peserta diminta menghubungkan gambar negatif dengan kata-kata rekaan, kemudian mereka tidur untuk mengkonsolidasikan ingatan tersebut.

Pada malam kedua, kata-kata tersebut diputar selama fase tidur non-rapid eye movement (NREM) yang penting untuk penyimpanan memori.

NREM adalah tahap tidur yang ditandai dengan gerakan mata yang sedikit atau tidak ada. Tahap ini juga dikenal sebagai tidur ayam.

Aktivitas otak yang dipantau melalui EEG menunjukkan lonjakan gelombang theta, yang berhubungan dengan pemrosesan ingatan emosional, terutama ketika kata-kata positif digunakan.

Hasil survei menunjukkan bahwa peserta lebih sulit mengingat ingatan negatif yang telah "disusupi" dengan kenangan positif.

Kenangan positif lebih sering muncul dalam pikiran mereka dan dipandang dengan bias emosional yang lebih positif.

"Intervensi tidur non-invasif dapat mengubah ingatan buruk dan respons afektif. Temuan ini bisa memberikan wawasan baru untuk pengobatan masalah ingatan patologis atau trauma," imbuhnya dari makalah mereka yang diterbitkan.

Baca juga: Apa Itu Playing Victim? Ketahui Pengertian, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Meskipun hasilnya menjanjikan, penelitian ini masih berada di tahap awal. Para peneliti mengingatkan bahwa eksperimen di laboratorium tidak sepenuhnya menggambarkan proses pembentukan ingatan di dunia nyata.

Sebagai catatan, eksperimen ini menggunakan gambar negatif yang tidak seberat pengalaman trauma nyata. Menghapus ingatan trauma yang mendalam mungkin lebih sulit dilakukan.

Dengan banyaknya variabel yang terlibat, termasuk jenis ingatan, area otak, dan fase tidur, penelitian ini membutuhkan waktu lebih lama untuk memahami bagaimana proses penyuntingan ingatan dapat terjadi dan seberapa lama efeknya bertahan.

Namun, proses ini memiliki potensi untuk mengurangi kenangan buruk dengan menggantinya dengan kenangan positif.

"Temuan kami membuka banyak peluang untuk meredakan kenangan buruk atau traumatik," pungkasnya.

Penulis :
Sofian Faiq
Editor :
Sofian Faiq