
Pantau - Kota Semarang, Jawa Tengah, segera menghadirkan destinasi hospitality baru bertajuk KoenoKoeni Hotel Semarang, sebuah hotel yang mengangkat nuansa estetik dan memperkuat warisan budaya lokal dalam balutan kemewahan modern.
Dari Kafe Koleksi Antik, Kini Jadi Small Luxury Hotel
Awalnya dikenal sebagai sebuah kafe yang menampilkan koleksi benda-benda antik bernilai historis, KoenoKoeni berkembang menjadi hotel yang menggabungkan estetika masa lalu dengan kenyamanan masa kini.
Koleksi antik yang ditampilkan bukan sekadar dekorasi, melainkan narasi hidup tentang keterampilan, proses, dan warisan lintas generasi.
"Benda antik bukan hanya untuk dilihat, melainkan dikenali dan dimaknai karena mengandung nilai dan cerita lintas generasi," ungkap manajemen KoenoKoeni.
Sebagai small luxury hotel, KoenoKoeni menawarkan pengalaman yang berfokus pada kenyamanan tamu, keramahan khas Indonesia, dan sentuhan desain modern berkelas.
Hotel ini terdiri dari 111 kamar dan dikonsep sebagai "portal lintas waktu", di mana ruang publik menampilkan kekayaan historis dan area privat menyuguhkan ketenangan serta kenyamanan kontemporer.
Nuansa Lokal, Pemandangan Kota, dan Sentuhan Modern
KoenoKoeni Hotel menyediakan dua tipe kamar utama:
- Deluxe Room seluas 35 m²
- Executive Room seluas 70 m²
Setiap kamar menyuguhkan pemandangan menarik ke arah kota Semarang, Gunung Ungaran, hingga garis pantai di kejauhan.
Semarang dipilih sebagai lokasi utama karena dinilai strategis dan kaya sejarah.
Selain itu, kota ini juga menjadi pintu gerbang menuju berbagai destinasi budaya seperti Yogyakarta, Borobudur, dan Surakarta.
Hotel ini sedang memasuki tahap pengembangan dan direncanakan dibuka pada kuartal ketiga tahun 2026.
Kehadirannya diharapkan menjadi ruang yang memungkinkan tamu untuk berhenti sejenak, berimajinasi, dan terhubung kembali dengan sejarah serta budaya Jawa Tengah, khususnya Semarang dan sekitarnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





