Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Lifestyle

Imlek Tahun Kuda di Kairo: Perpaduan Budaya Mesir dan Tiongkok Warnai Festival Musim Semi 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Imlek Tahun Kuda di Kairo: Perpaduan Budaya Mesir dan Tiongkok Warnai Festival Musim Semi 2026
Foto: (Sumber: Orang-orang berpose untuk foto dengan dekorasi Festival Musim Semi selama perayaan Festival Musim Semi China 2026 di Kairo, Mesir, Minggu (8/2/2026). ANTARA/Xinhua/Ahmed Gomaa/aa..)

Pantau - Perayaan Imlek 2026 bertema Tahun Kuda Api berlangsung meriah di Swiss Club, Kairo, Mesir, pada Minggu, 8 Februari, dengan kehadiran hampir 1.000 warga Mesir dan lebih dari 200 warga Tionghoa yang tinggal di negara tersebut.

Tradisi Tiongkok dan Nuansa Lokal Bersatu dalam Satu Perayaan

Festival Musim Semi ini diselenggarakan oleh Kelompok Budaya Bayt Al-Hekma dan menggabungkan unsur budaya Tiongkok dan Mesir dalam berbagai kegiatan interaktif dan pertunjukan seni.

Pengunjung dapat mencoba langsung beragam aktivitas khas Imlek seperti kaligrafi Tiongkok, seni potong kertas, serta pembuatan lampion.

Tak hanya itu, deretan kedai makanan juga menyajikan aneka hidangan khas Tahun Baru Imlek yang bisa dinikmati oleh seluruh pengunjung.

Mahasiswa jurusan bahasa Mandarin turut memeriahkan acara lewat penampilan musik rakyat dan teater pendek bertema budaya Tiongkok.

Ketua Bayt Al-Hekma, Ahmed al-Saeed, menyebut acara ini sebagai "dialog hidup antara dua peradaban besar", dan menekankan pentingnya momen ini bagi masyarakat Mesir dalam mengenal lebih dekat budaya China.

Simbol Persahabatan dan Pertukaran Antarbangsa

Wakil Ketua Asosiasi Persahabatan Mesir-China, Ali El-Hefny, menyambut hangat acara tersebut dan menyatakan kegembiraannya bisa merayakan bersama komunitas Tionghoa di Kairo.

Ia menegaskan bahwa hubungan antara rakyat Mesir dan Tiongkok telah terjalin sejak era Jalur Sutra, dan kegiatan budaya semacam ini mempererat hubungan yang sudah lama terbangun.

Seorang mahasiswa dari October 6 University, Haneen El-Sayed, menyatakan bahwa festival ini membantunya memahami lebih banyak tradisi Imlek secara langsung, seperti pemberian hadiah, makanan khas perayaan, dan kegiatan musiman lainnya.

Festival ini menjadi ajang pertukaran budaya yang memberikan pengalaman otentik bagi warga Mesir dalam memahami dan merayakan tradisi Tiongkok secara langsung.

Penulis :
Aditya Yohan